[FF] Ojou-sama no Nichijou – 07

Title: 07 – Teman atau Teman?
Author: cewek aneh yang punya obsesi tersendiri terhadap Kim Myungsoo
Genre: Friendship, Fluff
Pairing: Myungsoo/Sooyoung
Requester(s): febryza, cicamica, Farah Khalisah (Gugigi), Ranran (empat orang dong yang request couple ini, makanya langsung saya bikinin, ngehehe~)
A/N: spesial pake telor buat chapter ini soalnya bukan dalam bentuk drabble, yaitu 1000K+

Capture

***

“Myungsoo! Myungsoo-oppa!”

“Lutut aku lemes lihat Myungsoo-oppa tahu nggak?!”

“Ih, Myungsoo-oppa ganteng banget!”

Cool, Broh!”

“Gaya rambutnya keren!”

“Myungsoo-wajangnim! Kyaaah!”

Itu bisikan-bisikan (keras) yang akan terdengar bila seorang Kim Myungsoo melewati koridor sekolah dengan kedua hawk-eye-nya terfokus kepada buku yang dibacanya, atau dirinya yang mendengarkan musik di bawah naungan pohon rimbun nan sejuk di taman belakang sekolah lewat earphone dengan kedua tangan dimasukkan kantung celana, atau dirinya yang menembakkan anak panah tepat sasaran ketika latihan kyudo, atau dirinya yang membuka loker dan mendapati setumpuk surat cinta berhamburan keluar, atau dirinya yang menatap lurus ke luar gerbang sekolah ketika terjebak hujan.

Semuanya Myungsoo. Semuanya mengenai dirinya yang begitu populer akan ketampanan natural, kepintaran genetik, kepiawaian berperilaku, dan bakat unggul dalam ilmu memanah. Kepopuleran seorang Myungsoo ini, tidak kurang dan tidak lebih, mirip dengan salah seorang (ralat, satu-satunya, sebenarnya) sahabat sehidup (jangan sampai semati)-nya sedari kecil …

“Hai, Sooyoungie!”

“Selamat pagi, Sooyoung-sunbae!”

Unni-yah, pulang sekolah kita karaoke-an yuk?”

“Ehem yang juara satu!”

“Cie ganti model rambut!”

Nuna-yah cantik banget!”

Ini dia Choi Sooyoung. Gadis cantik, pintar, atletis, yang bisa melakukan segala hal, meskipun tidak satu pun dimahiri. Namun punya sifat super ramah karena itu memiliki banyak relasi; mau itu para Guru, Kakak kelas, Adik kelas, teman satu angkatan, kenalan dari sekolah lain, Bibi kantin, Bapak satpam, Cleaning service, plus tukang seblak depan sekolah yang terkenalnya sampai Kabupaten.

Semuanya. Semuanya mengenai gadis bernama lengkap Choi Sooyoung dengan koneksi dimana-mana. Membuatnya menjadi disukai siapapun, kenalan baru, apalagi kenalan lama. Namun di antara banyaknya kawan-kawan, hanya seorang yang Sooyoung anggap sahabat seperjuangan, yaitu Myungsoo …

Myungsoo dan Sooyoung. Myung Soo Young.

Dua makhluk Tuhan yang diciptakan seolah paling sempurna sepanjang jalan kenangan ini, bagaikan sepatu dan permen karet yang sulit dipisahkan. Dua karakter berbeda yang mustahil dari kacamata orang awam yang belum mengenal mereka. Klub penggemar Myungsoo, dan juga Aliansi sekutu Sooyoung, sudah tahu mengenai hubungan intim—(“Myungie! Masa’ kita dibilang intim?!” / “Naskahnya memang begitu, Youngie.”)—kedua manusia beda gender ini.

Agar pembaca lebih jauh lagi dapat mengenal mereka, maka penulis akan menunjukkan bagaimana perilaku mereka bila sudah bersama, seperti—

—dalam satu kelas.

“Myungie! Yeay kita sekelas! Aku seneng banget! Sayang aku nggak bisa selebrasi di sini!” Sooyoung berlari ke arah Myungsoo, menghantam, menerjang, memeluk sampai Myungsoo sesak nafas, lalu mencium pipi mulus Myungsoo tanpa malu dilihat teman-teman sekelas.

Oh, bukan, bukan mencium, mungkin mengkenyot lebih tepatnya sebab ada bunyi, “Plop!” selepasnya.

Sementara Myungsoo yang luarbiasa malu, hanya pura-pura marah kepada Sooyoung dengan melepas pelukannya secara paksa, lalu menenggelamkan wajahnya dalam-dalam pada buku tebal bacaannya, yang maksud sebenarnya adalah untuk menutupi wajah bersemunya.

 

—dalam satu kelompok belajar.

“Kan ada Myungsoo, jadi aku nggak perlu repot-repot ikutan kerja kelompok, hihihi,” cekikikan Sooyoung terpotong oleh hantaman keras buku matematika setebal 4 sentimeter pada landasan kepalanya—bagian yang paling Sooyoung jada baik-baik dari seluruh bagian tubuhnya.

Gaplok!

“Tega banget kamu, jahat!” rengek Sooyoung begitu melihat pemukulnya adalah Myungsoo. Duh, bunyinya juga keras sekali, kepalanya sampai berdenyut.

“Yang jahat itu kamu, mentang-mentang satu kelompok denganku, maunya enak sendiri, jangan harap bisa memanfaatkanku, ya!” sentak Myungsoo. “Kamu pikir aku nggak bisa marah kalau kamu males-malesan?”

“Myungsoo jahat! Aku aduin Siwon-oppa!” Sooyoung melet.

“Aduin, sana,” dan meskipun mereka tidak bicara untuk beberapa menit ke depan, namun ketika kerja kelompok usai, Myungsoo meminta maaf kepada Sooyoung dan dengan malu-malu mengajaknya pulang bersama seperti biasa. How sweet, batin para jones, teman-teman sekelompok mereka.

—ketika beda kelas.

“Huwaaa! Myungie aku kelas 2-C!” Sooyoung merengek-rengek seperti anak anjing, menarik-narik ujung lengan seragam Myungsoo yang juga memandang pasrah papan pengumuman pembagian kelas di kenaikan kelas tahun ini.

Choi Sooyoung, 2-C. Kim Myungsoo, 2-A.

“Ya mau gimana lagi,” mendesah, mengusap-usap puncak kepala Sooyoung, lalu merangkulnya, “Kita masih bisa bareng waktu pulang, istirahat, dan berangkat sekolah, iya ‘kan?”

“Tapi tapi tapiii—tetap aja beda kalau nggak sama kamu, aku nggak mau, pokoknya aku mau protes sama Guru Kepala! Aku mau sama kamu! Aku harus sama kamu!”

Kalau Myungsoo-addict-nya Sooyoung kumat, “Ctak!” Myungsoo akan menyentil keningnya.

“Sakit!”

“Soalnya kamu kekanakan.”

—ketika Sooyoung punya pacar dan Myungsoo membulinya.

“Myungsoo-yah ajarin fisika dong ….”

“Minta ajarin sama pacarmu sana.”

“Myungsoo ganteng deh.”

“Gantengan juga pacarmu kali.”

“Myungsoo baik banget sama aku.”

“Baikan juga pacarmu, tiap hari anter jemput, sampai tetangga sebelah dicuekin.”

“Dicuekin apanya? Aku sering ngajak kamu berangkat sama pulang bareng tapi kamunya nolak terus, kok jadi salah aku?”

“Dan kamu mau aku nerima ajakanmu, supaya kamu sama pacarmu bisa mesra-mesraan dan aku dicap jadi kambing tuli di antara kalian?”

“…”

“…”

“Uh, kamu tahu nggak lagunya Raisa judulnya apa, serba salah.”

Sakitnya tuh di sini, Youngie, sakitnya tuh di sini.”

“Gak usah ikut-ikutan.”

—ketika Sooyoung putus dengan pacarnya dan Myungsoo dapat banyak surat cinta.

“Malem minggu nanti, enaknya ngapain yah?” Myungsoo bertanya di Jum’at sore yang agak mendung, di dalam kamar Sooyoung, dengan Sooyoung yang tidur-tiduran di atas kasur menyibukkan dirinya dengan majalah gosip, dan dua gelas cokelat panas dan sekeler biskuit kelapa menemani mereka.

“Wow, Touhoushinki gabung lagi berlima? Amazing banget,” Sooyoung bilang, pura-pura tidak mendengar apa kata Myungsoo.

“Hei hei, menurutmu Jiyeon cantik nggak? Oke nggak kalau aku ngajak dia malem mingguan? Atau sama Suzy aja? Atau Naeun?”

Oh My Gosh! Yunho-oppa ganteng banget, baik lagi, nggak kayak seorang cowok nyebelin yang doyan pamer temen ceweknya ke aku.”

“Dih, siapa yang pamer? Orang cuma nanya, lebih baik Jiyeon, Suzy, atau Naeun?”

“Tuh kan ngerasa,” Sooyoung memicingkan matanya, lalu memalingkan muka, sok jutek padahal Myungsoo yang melihatnya mati-matian menahan tawa.

“Itu tandanya aku pandai menginterospeksi diri, tahu,” padahal ngeles.

Sooyoung melempar muka Myungsoo dengan majalahnya lalu wajahnya sendiri ia sembunyikan di balik bantal, sembari mendumal, “Tahu ah, Pabo-myung, nggak bisa ngertiin apa, di sini ada cewek menyedihkan yang baru putus.”

“Oh? Apa? Kamu baru putus? Loh kenapa gak bilang? Tahu gitu ‘kan aku ngajak kamu aja daritadi,” Myungsoo merangkak ke atas kasur dan menyibakkan bantal Sooyoung, mendapati wajah gadis itu memerah karena kesal dan malu sebab Myungsoo berhasil menjahilinya.

“Dasar jelek! Aku aduin Siwon-oppa!”

“Aduin sana.”

Meski begitu, esoknya Myungsoo dan Sooyoung pergi ke Bioskop dan menonton film horror (“Aku nggak bohong Youngie, ini pernyataan terakhir kaliku, ya, besok mau nonton nggak?” / “Kamu naksir aku ya? Maksa banget ngajaknya. Mau deh, mukamu udah melas gitu.”). Dan Sooyoung meminta (baca, memalak) Myungsoo untuk membelikannya popcorn ukuran jumbo dan chocolate shake yang manis. Lalu ditengah-tengah film yang diputar, yang Myungsoo sangat hapal bahwa Sooyoung sangat anti pada genre horror, akan memeluknya ketika ia kaget dan menjerit, dan Myungsoo senang hati menerimanya, mencuri kesempatan untuk membalas pelukan itu.

Begitu filmnya usai, Sooyoung tak menyadari tangan Myungsoo begitu hangat menggenggam tangannya, bahkan sampai mereka tiba di depan rumah Sooyoung.

Tatkala pipi Sooyoung bersemu, dan juga pipi Myungsoo, dan Sooyoung membiarkannya saja tubuhnya terhuyung menubruk dada Myungsoo, dipeluk, merasakan debaran jantung laki-laki itu dan, Myungsoo mengangkat dagunya lalu menciumnya. Ciuman kaku dan sekejap namun mampu membuat keduanya dilanda imajiner kupu-kupu beterbangan.

“Bu-bukankah kita teman?”

“Tidak mau,” Myungsoo menangkup kedua pipi Sooyoung.

“Kalau begitu, teman saja.”

“Tidak mau,”Myungsoo bersikeras, nun ia tersenyum jenaka.

“Dasar keras kepala! Aku aduin Siwon-oppa nanti!”

“Aduin sana, aduin kalau Kim Myungsoo yang keras kepala, jelek, dan jahat ini, sudah jadi pacarmu.”

–ketika Myungsoo tersenyum dan Sooyoung terus-menerus bersemu.

Iklan

23 Comments Add yours

  1. febryza berkata:

    kyaaaaaa makasih fan buat ffnya… ah myungsooyoung yg begini emang yg bisa bikin klepek2 yg baca *yaelah apaan sih ini komen* myungsoo sok2 cuek begitu padahal mah emang nunggu kesempatan aja itu buat macarin sooyoung eh dapet kan tuh beruntung bener si myungie satu itu

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      Iyaaaaa makasih juga udah request yaaa
      Saya seneng kalo pembaca seneng

      Suka

  2. @ggcsy24 berkata:

    Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaa… L-Soo sweet banget. bikin lagi dong kak ff L-Soo aku suka banget pairing ini

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      Makasih sayang, L -Soo kapan kapan lagi yaaa

      Suka

  3. giayoung berkata:

    OMG L-soo bikin iri aja, sweeeeeeeeeeet bangett, TOP bgt deh buat ffnya walaupun ada typo beberapa tapi, ff tetep daebaaaaakkkkkkkkk 😀
    KEEP FIGHTING AUTHORRRRR 🙂

    Suka

  4. winterchan berkata:

    AAAAAAAA KYA KYA KYAAAAA
    AWEU AWEU CIKIDAW!
    Kak serius gak bohong ffnya suka banget!!!! Iiiiih sumpah gemes!
    Ih kok mereka utjul banget! Kak fanneey kok keren banget!

    “kenalan dari sekolah lain, Bibi kantin, Bapak satpam, Cleaning service, plus tukang seblak depan sekolah yang terkenalnya sampai Kabupaten.”
    Ini serius kok berasa lagi baca kisah sendiri, ditambah sama mang qobul, mang baso yg ada di kantin, plus mang strongmilk yg tiap hari aku marahin pas beli (?)

    Btw keren lah! Suka baget 2soo nya. Kapan kapan harus bikin lagi! /maksa/
    Keep writing ya kak 😁

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      Aduh aduh heboh bener baca komen kamu xD
      Iya deh iya, karena lumayan banyak yang nge notice couple ini,
      Kapan2 bakal buat lagi

      Suka

  5. sparkmvp berkata:

    Demi tuhan ini kok sosweet banget kak?!! Syoo yang digituin malah aku yang bahagia setengah mampus. Lemah aku kak lemaah ;;;-;;(

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      Yagatau sayang sooyoungie imutnya memang overdose

      Suka

  6. yeni swisty berkata:

    Sooyoung imut banget sih, ngadu ke siwon terus..
    Soo Sweet banget AAAAAA

    Suka

  7. chevelyyn berkata:

    Kak aku salah fokus sendiri gara2 sooyoung bilang tohoshinki gabung lagi jadi berlima 😐

    Wkwkwkkw ini manis lucu imut gemes gimanaaaa gituuuu.. lanjutannya ditungguuuu 😉 semangat kakkkk !

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      Huaaa maapin kan namanya juga berkhayal, khehehe

      Suka

  8. soobeautifulchoi berkata:

    Ya ampun! So sweet bgt~
    Jd ngiri nih 😀
    Mksih nih author-nim udah bkinin ffnya myung-soo, ak fans bgt sma mrka dua Klo bsa, buatkan lg dong hehe 😀
    Fighting! 🙂

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      Sama-sama,
      Btw, myungsooyoung ini popularitasnya memang lagi naik diantara soohet shipper ya….

      Suka

  9. Elisa Chokies berkata:

    ini kiyut banget kayap Dipsiiii !!!!

    Wow, gataunya si Myung Myung suka juga sama si Young Young Jadi sebenernya mereka ini saling suka tapi jaim, temen tapi mesra, cicuit, akhirnya jadian jga di ending.

    Tokoh Sooyoung di sini tuh macam yang desperate
    banget sama Myung dan tingkahnya Myung pas lagi jeles itu LUCUUUU BGTT —LUCU! MANIS ! As sweet as cotton candy!

    BAHASAMU FAN! ASIK GILA, BRAYYYYY. OMG ! MASUK DEH FAN KE JURUSAN LAWAK MELAWAK.

    BTW, ON THE WAY , SYALALALA Sooyoung eksiss gila sampai ke kabupaten, gimana caranya tuh bisa eksis :D.

    Walaupun di awal Sooyoung agak lebey, Tapi diakhir ini dia uda passsss bangetlah Fluffy, cutenya dapet, brohh. gak girly girly bgtlah 😀

    Dan diksinya ciri khas anak indonesia bgt, anak jakarta bgt, anak muda bgt, anak SMA bgt, Fanny bgt…dan no comment. Intinya So good so sweet…

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      Dan komentarnya pun kak Elisa banget, kkkk~

      Ih jadi tulisanku itu semacem apa gitu?
      Tulisan labil kali ya genre apapun masuk hahaha

      Btw thanks udah jadi reader setia wp in^O^#^_^

      Suka

  10. Farah Khalisah berkata:

    AAAAA SUKAAAAA!!!

    Myungsoo nya lucu bangettt, gemesss minta dicubiiit wkwk. Sooyoung-nya jugaa, childish bikin pengen dipeluuk haha. Cocok banget! Yang satu dinginnya minta ampun (tapi diam-diam mau) sementara yang satunya lagi blak-blakkan (tapi diam-diam malu). Mau tapi maluu, malu tapi mauu haha.

    Suka

  11. nadasooyoungstersoneelf berkata:

    seruuu ….

    Suka

  12. kidochan berkata:

    Kenapa so sweet bgt ini ff
    Myungsoonya lucu trs sooyoungnya kaya anak kecil “aku aduin siwon oppa loh”
    So nice

    Suka

  13. Kevin berkata:

    anjay, kopel baru fav gua nih.seru, tp sooyoung agak lebay/? bikin myungsooyoung lagi! /maksa. greget pgn baca ff lain ni kopel :((((

    Suka

  14. Rizky NOviri berkata:

    ooooo ya ampun myungsoo…
    aku ikutan bersemu lhoooo… hoho
    myungie sweet deh
    muach *plakk #digeplakSoo 😀 daebak

    Suka

  15. amelryriis berkata:

    Whoaa.. Itu shbt kok knyol amat,hahaha 😀
    tpi romntis bngt pas mrk akhrnya pcran 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s