[FF] An Involved Lover [Ten – Triple Date]

AIL SooHun copy

“An Involved Lover”

Casts: Choi Sooyoung, Oh Sehun.

G-rated. l Fluff/Comedy. l Chaptered. l Indonesian.

Plot © wufanneey (@WayneFanneey)

Characters © they belong to God and themselves.

***

Chapter Ten – Triple Date

Kaki jenjang milik Choi Sooyoung tengah menyusuri koridor gedung sekolah dengan tenang—seharusnya—jika saja sebuah suara melengking tinggi, dengan tidak indahnya mengusik pendengarannya. Buku-buku pelajaran yang tadinya mau dia kembalikan ke perpustakaan nyaris saja berceceran jika Sooyoung tidak terbiasa mendengar teriakan membahana, “CHOI SOOYOUNG-SONSAENGNIM!”

Sooyoung menarik napas pendek.

Terdengar langkah orang yang baru memanggilnya—terburu-buru menyusulnya.

“Sooyoung-sam, tunggu!”

Gotcha.

Sooyoung menoleh dan tersenyum paksa, “Nde, Byun Baekhyun-ssi?”

Oh, Byun Baekhyun ternyata.

“Kenapa sulit sekali ditemui sih belakangan ini?”

“Memangnya, ada hal penting yang mau kau bicarakan denganku?” heran Sooyoung. Baekhyun manggut-manggut kecil.

Jadilah, mereka berdua berjalan beriringan menuju perpustakaan.

“Soal apa?” tanya Sooyoung lagi. “Nilai ulanganmu?”

Baekhyun menggeleng, lalu tersenyum ambigu. “Ingat taruhan kita, nggak? Ingat janji Sam padaku?”

Sooyoung termenung beberapa detik. Langkah keduanya ikut terhenti. “Apa, ya?”

“Aish, gini nih, kalau sok sibuk! Sok pelupa! Sama sekali nggak keren, tahu!”

“Yah! Sopan sedikit sama gurumu! Kebanyakan gaul dengan Park Chanyeol ya?!” Sooyoung menggerutu sebal. Langkahnya mulai lebar-lebar lagi, maka cepat-cepat pemilik mata imut ini menyusulnya. “Aku memang sibuk belakangan ini, setelah Perayaan sekolah itu, kalian kan mulai Ujian Semester, penilaian ketat, rapat guru, rencana Study Tour dan sebagainya…” Sooyoung jadi mendumal sendiri—panjang lebar.

Beda dengan Baekhyun yang nyengir lebar. “Nah itu dia!”

Bertepatan dengan itu, pintu perpustakaan sampai di depan mata. Sooyoung melangkah masuk diikuti Baekhyun di belakangnya. Dari balik komputer penjaga perpus, salah satu siswa menyapa Sooyoung. Sooyoung membalasnya dengan senyum singkat.

“Oh, hari ini bagian jagamu, Ilhoon? Kalau begitu dengan Sehun juga?” Sooyoung menaruh buku-buku referensi seni lukis itu di atas meja pengembalian buku. “Aku tidak terlambat mengembalikan, kan?”

“Sehun sedang ke belakang sebentar.” Ilhoon menjawab singkat. Dia mengambil buku-buku itu lalu mendatanya satu persatu. “Tepat hari Jum’at, Sam. Tidak terlambat sama sekali.”

“Baguslah dia sedang tidak ada.” ‘dia’ yang dimaksud tentu saja Sehun.

“Memangnya kenapa, Sam?”

“Ada sesuatu yang tidak perlu kau tahu, Hoon.” Sooyoung membantu Ilhoon menyimpan beberapa buku yang dipinjamnya di rak.

“Kalian mencurigakan, tahu. Hari ini juga Sehun bertingkah aneh.” Ilhoon memutar bola matanya—malas berdebat. “Dan soal panggilan ‘Hoon’, jangan ucapkan lagi padaku, Sam, aku mohon. Yang lain memanggilku ‘Hoon’ dan Sehun juga sering dipanggil ‘Hun’, benar-benar nggak lucu.”

“Bagiku itu lucu, HoonHun… hehehe.”

Sonsaengnim jangan nganggurin aku, dong.” Celetuk Baekhyun tiba-tiba, dengan nada suara memelas. Ups, kita hampir lupa ada sang Drama Queen juga di sini.

Ilhoon mengangkat kepalanya, “Ngomong-ngomong… Baekhyun-sunbae mau pinjam buku?”

“Bukan, mau bicara empat mata dengan Sooyoung-sam.

“Sok penting,” ujar Ilhoon. “Jangan buat keributan, ya. Lebih baik tunggu di luar saja sampai Sooyoung-sam selesai.”

“Ck! Ini memang penting dan bukannya sok penting! Memangnya kau itu manajernya apa? Sok mengatur!”

Ilhoon mendesis, “Maksudku, ini perpustakaan, Sunbae. Jangan berisik. Dan tugasku memang mengatur tata tertib di sini bukannya sok mengatur.”

Baekhyun manyun, tapi dia melangkah keluar perpus dan menunggu di depan. Banyak pot bunga dan tanaman hias. Sambil menunggu, Baekhyun melihat-lihat tanaman-tanaman yang disumbangkan para murid.

Sekitar limabelas menit kemudian.

“Sooyoung-sam…” Baekhyun merengek.

Otomatis Sooyoung yang baru keluar dari perpustakaan terlonjak kaget, “Ngapain kamu di sini?”

“Sudahlah jangan mengulur waktu lagi! Pokoknya aku cuma mau menagih janji Sam, nilai ulangan matematikaku 90 dan hari minggu nanti Sam harus kencan denganku!”

Satu tarikan napas Baekhyun. Satu lembar kertas ulangan ditunjukkan Baekhyun. Satu tatapan kaget Sooyoung.

“Janji—?”

Baekhyun mengangguk penuh. Kedua tangannya mengepal di samping dada. “Dan yang terpenting, traktir makan! Sepuasnya!”

Sooyoung melongo. “Ya Tuhan.”

***

Wanita itu—Choi Sooyoung—berjalan terhuyung memasuki kantor guru. Hal pertama yang dia lakukan setelah duduk di belakang mejanya adalah memegangi kepalanya. Pening sekali. Hari Jum’at ini membuatnya pusing. Seharian penuh hal-hal yang tidak bagus terjadi. Dan jika dia bilang ‘hal-hal yang tidak bagus’ itu termasuk yang dikatakan Baekhyun tadi.

Kencan.

Dengan Baekhyun?

Oh, tidak masalah. Byun Baekhyun adalah siswa yang menyenangkan, dia tidak menganggap semuanya serius. Maksudnya… arti dari kencan itu. Tapi ‘hal-hal yang tidak bagus’ itu masih ada yang lainnya. Dan masalah lainnya.

Hari minggu ini dia sudah merencanakan jalan-jalan dengan Sehun. Sekalian melepas penat beberapa minggu kebelakang yang membuat punggungnya sakit dan matanya perih karena kurang tidur. Mereka sudah merencanakannya jauh-jauh hari. Dan janjinya pada Baekhyun adalah bencana.

Aigeu.

Oke, dia memang pernah menantang Baekhyun untuk mendapatkan nilai matematika sempurna di Ujian Semester, itu karena Baekhyun sangat lemah dalam mata pelajaran itu dan dia ingin merubahnya—walau dia bukan guru matematika. Dia bilang akan mengabulkan apapun permintaan Baekhyun jika nilai sempurna itu terpenuhi. Dan, nilai 90 nyaris lebih dari sempurna. Sooyoung tidak menyangka. Mungkin saja… Baekhyun belajar banyak dari Myungsoo. Mereka kan sekelas. Atau Chanyeol.

Aish! Fokus! Fokus!

Tadi pagi-pagi sekali, Suho menemuinya sebelum bel pelajaran berdenging. Menyerahkan sepucuk surat undangan bersama selembar tiket konser. Mengingat apa yang Suho bilang membuat kepalanya semakin berat, “Sonsaengnim bisa menghadiri pementasan perdana saya, kan? Walau ini konser musik Jaekyung-nuna, tapi saya ikut tampil menyumbang suara. Kuharap Sonsaengnim bisa hadir.”

Ya, ya, ya. Dia tahu dia pernah berjanji juga pada Suho. Untuk menonton konsernya, kapan pun itu.

Tapi…

Kalau konsernya hari Minggu ini apa dia bisa?!

Mitchigetta!

***

“Wufan, tolonglah aku…”

Mungkin meminta bantuan Kris adalah hal terbaik yang bisa dilakukan untuk sekarang.

“Memang apa yang bisa aku bantu?”

Mungkin juga tidak.

“Mana mungkin aku harus memenuhi tiga janji, tiga acara, di hari yang sama sekaligus?”

“Itu sih deritamu.”

Sangat, sangat, tidak membantu.

Sooyoung mencibir, “Jahat sekali.”

“Loh? Memangnya aku bisa apa?”

“Sahabat macam apa kau ini?” Rasanya Sooyoung ingin menangis saja. “Huhuhu… Umma!”

“Aku bukan Ummamu.”

“Bukan kau, baka! Ish, percuma berbicara denganmu, yang ada kau minta di traktir kepiting lagi!”

“Tuh tahu.” Kris terkikik.

“WU YI FAN!”

Sooyoung melipat tangannya, menenggelamkan kepala diantaranya. Gemas bercampur kesal. Dia bukan tipe orang yang mudah ingkar janji. Tapi kan… seharusnya…

Hari Minggu adalah hari istirahat!

***

Hari Minggu yang sangat tidak ditunggu Sooyoung pun tiba.

Baiklah. Sooyoung membuka notenya, dimana dia tulis rencana kegiatannya hari ini. Membacanya, mencermatinya pelan-pelan, lalu menarik napas dalam dan panjang. Dengan raut muka setengah hati.

Plan:

  1. Siang sampai sore, bersama Baekhyun, makan di restoran sushi sederhana (atau restoran yang Baekhyun minta—terserah saja).
  2. Sore sampai malam, menonton konser Kim Jaekyung—kakak perempuan Suho (sangat beruntung karena konser itu dimulai dari sore hari dan diperbolehkan pulang lebih awal).
  3. Malam sampai pulang ke rumah, bersama Sehun, jalan-jalan di sekitar apartemen (hanya refreshing, tidak harus hal yang berlebihan, bukan begitu?).

NB:

–          Mengingat Baekhyun adalah spesies omnivora, dompet diharuskan terisi penuh!

–          Jangan lupa bawa bunga untuk Suho!

–          Udara malam sangat dingin! Jadi pakai mantel dan sarung tangan atau Sehun akan mengenggam tanganmu lagi!

“Nuna apa itu?”

“Oh Sehun berhenti berbuat begitu!” cepat-cepat Sooyoung menutup note kecil itu lalu melipatnya, dan memasukannya ke dalam tas selendang berwarna biru safir—miliknya tentu saja.

“Berbuat apa?” Sehun memiringkan kepalanya.

“Muncul tiba-tiba di depan wajahku, mengagetkanku. Apa lagi memangnya?” Sooyoung beranjak dari duduknya dan mulai mencari-cari sepatunya di rak.

Memang terlalu cepat untuk menemui Baekhyun karena ini masih jam 10 pagi, tapi itu lebih baik daripada mengobrol hal tidak penting dengan Sehun. Apalagi kalau Sehun sampai tahu hari ini dia punya tiga janji sekaligus.

“Hahaha, nggak perlu panik. Aku nggak baca catatan itu kok.”

Bagaimana bocah itu bisa tahu isi kepalanya?

“Benar nggak baca?”

Peace. Enggak.” Sehun membuat V dengan kedua jarinya. “Tapi ngomong-ngomong, Nuna mau kemana? Kita baru pulang dari gereja dan kau mau pergi lagi?”

“Ada sesuatu yang tidak perlu kau tahu, Hun.” Sooyoung menyampirkan tas di pundaknya setelah selesai dengan urusan sepatunya.

“Jangan panggil aku ‘Hun’, panggilan itu sama dengan Ilhoon.”

Mengerjapkan mata beberapa kali, rasanya deja vu mendengar itu. Tapi masa bodoh, karena dia akan segera menghilang dari balik pintu apartemen. “Kita bertemu lagi nanti, ya! Aku akan menghubungimu!’

“Tunggu, Nuna!” Sehun mencekal pergelangan tangan Sooyoung. Sooyoung memberinya tatapan tanya dan Sehun melanjutkan ucapannya, “Ada sesuatu di wajahmu.”

“Hm?”

Wajah Sehun mendekat dan…

Cup!

“Sudah. Sekarang kau boleh pergi.” Sehun tersenyum. Sementara wajah Sooyoung mulai terasa panas—lagi. Seperti apa-apa yang dilakukan Sehun sebelumnya, selalu begitu. Terlalu cepat dan jantungnya berolahraga, ini melelahkan tapi Sooyoung menyukai efeknya.

Apa itu tadi… morning kiss?

Walau hanya sedetik tapi itu… di bibir!

***

Sooyoung memasuki restoran yang dijanjikan dan hal pertama yang dilihatnya adalah lambaian tangan norak dari Baekhyun. Sekali lagi ditekankan, norak. Jika bukan murid sendiri, Sooyoung bersumpah akan pura-pura tidak mengenalnya.

Sam cantik banget hari ini.” Puji Baekhyun kemudian, dengan senyum khasnya dan mata ber-eyelid yang menyipit—seperti biasa.

“Kau juga tampak hebat,” Sooyoung balas tersenyum. “Dengan eyeliner itu.”

“Hehehe, tadinya nggak bakal pakai make up, tapi ini saran dari seseorang.” Jelas Baekhyun.

“Siapa?”

Sam tahu Kim Kibum? Ah maksudku Key-sunbae? Tadinya aku membenci dia karena merebut Amber dariku tapi ternyata orangnya baik dan kami punya banyak kesamaan.”

“Aku tahu, kalian sama-sama girly.”

“Bukan itu! Yah!” Baekhyun merenggut. Bibirnya mengerucut lucu.

“Aish, kau benar-benar nggak bisa diajak bercanda.” Sooyoung mencibir. Pelayan meletakkan daftar menu dan segera Sooyoung mengambilnya. “Ayo cepat pesan saja, sepuasmu. Aku mau kita cepat-cepat menyelesaikannya hari ini.”

“Sok sibuk.”

“Byun Baekhyun.”

“Ah baiklah, baiklah, Sonsaengnim…” Baekhyun mulai memilih pesanannya. Setelahnya dia menatap Sooyoung lagi, “Tapi beneran deh, Sooyoung-sam hari ini tampak beda, wajahmu cerah banget, berbunga-bunga, seperti orang yang…”

“A-Apa sih? Jangan bicara ngawur, aku merasa biasa kok.” Sooyoung meneguk liur, mengalihkan pandangannya keluar jendela. Jangan sampai ada yang tahu kejadian tadi pagi, selain dia, Sehun, Tuhan, dan Author yang tahu.

Sebelum Baekhyun melanjutkan ucapannya yang tertunda, “Seperti orang yang baru gajian.”

Krik.

Hening.

“Ah! Aku pesan spagetti ukuran jumbo.”

“Aku juga! Dan milkshake dan jus apel dan puding cokelat dan es krim lima tingkat!” Sembari mengangkat jari telunjuknya ke udara, Baekhyun berseru memamerkan deretan giginya, dan Sooyoung ingin menghilang saat itu juga saking malunya.

Berlanjut dengan ocehan tanpa henti Baekhyun, sambil menunggu pesanan mereka tiba. Pesanan super untuk sepuluh orang—seharusnya. Dan, Sooyoung tidak pernah salah saat dia bilang Baekhyun adalah omnivora, anak itu memang tipe pemakan segala. Bayangkan saja, porsi makannya nyaris menyaingi seorang Food Goddess seperti Choi Sooyoung!

Juga seperti yang dikatakannya, Baekhyun orang yang cukup menyenangkan. Topik obrolan tidak pernah habis jika bersamanya. Setelah berlomba menghabiskan makanan—dan semuanya dibayar oleh Sooyoung (dompetnya sangat penuh, ingat?)—mereka mengunjungi toko buku yang tak jauh dari restoran. Baekhyun menyukai komik Jepang ternyata sama sepertinya, mereka juga mengobrol banyak tentang itu. Sooyoung baru tahu ini tidak sesia-sia perkiraannya, mungkin lain kali dia akan mengajak Baekhyun hangout lagi (tentu saja mencoret kata ‘traktir makan’ di bagian rencana).

Angin dingin berhembus. Apakah sudah sore? Sooyoung melirik jam di pergelangan tangannya, menunjukkan pukul setengah tiga sore. Bagaimana hari bisa secepat ini?

“Sooyoung-sam, ayo ke tempat aksesoris itu!” belum juga bicara apapun, tangannya sudah diseret Baekhyun ke sebuah toko dengan papan nama besar bertuliskan ‘Strawberry’.

Selesaikan saja semua dengan cepat, Choi. Waktumu dengan Baekhyun tigapuluh menit lagi.

“Mau coba pakai bando Minnie Mouse ini?” tawar Baekhyun. Dia sendiri sudah memakai bando Micky Mouse imut di kepalanya. Sooyoung menghela napas singkat. Sekarang dia tahu seseorang yang lebih kekanakan dari Sehun.

“Nggak buruk, boleh dicoba.” Demi menyelesaikan ini, Sooyoung memakainya. Baekhyun tersenyum senang lalu mengeluarkan ponselnya. Mereka mulai bergaya selca.

Baekhyun mengintruksi, “Hitungan ketiga sebut Kim Minseok, oke? Hana… tul… set… Kim Minseok!”

Plip!

Baekhyun melihat hasil foto dengan girang. Bibir mereka berdua terlihat manyun karena bilang ‘Kim Minseok’. “Hahaha! Bagus banget!”

Sooyoung melepas bando yang dia pakai. “Kau sebegitu nggak sukanya dengan Guru Kim?”

“Dia Guru terekstrem di sekolah, mengerikan lagi kalau pelajaran matematika di kelasku dipegang lagi olehnya.” Baekhyun menyun-manyun. Namun detik berikutnya dia tersenyum lebar. “Terimakasih banyak untuk hari ini ya, Sam. Aku senang banget. Rasanya kayak punya pacar yang bisa kuajak kencan betulan.”

“Nggak masalah,” Sooyoung mengangkat bahu. “Suatu saat kamu bakal punya.”

“Mungkin? Hahaha…”

“Saranku sih… kalau mau mengajak seorang gadis kencan, traktir dia pakai uangmu! Dan kurangi kebiasaan menggosipmu itu!”

“Itu bukan kebiasaan, Sam, tapi hobi! Hehehe!”

***

Setibanya di gedung konser yang tertera di kartu undangan, Sooyoung bergegas masuk ke dalam aula. Dengan buket bunga digenggamnya erat-erat, untuk Suho tentunya, ini akan jadi hari paling berharga di hidupnya Suho. Penjaga menyuruhnya untuk mematikan alat komunikasi apapun di pintu masuk tadi, mungkin untuk menghindari keributan dan terpecahnya konsentrasi pemusik di dalam.

Tak sabar menunggu, Sooyoung cepat-cepat mencari kursinya, Suho bilang di barisan depan, agar bisa melihat dengan jelas. Dan, Sooyoung beruntung karena langsung menemukannya.

Meletakkan bunga di pangkuannya, Sooyoung menghirup udara sejuk aula mewah itu dalam-dalam. Interiornya sangat bagus, elegan. Ini konser formal yang sesungguhnya. Suho memang hebat.

“Ah, sebentar lagi akan dimulai.”

“Aku tidak sabar melihat Suho-hyung tampil, dia akan sangat keren.”

Suara itu menyahut perkataannya? Suara yang tak asing sepertinya?

Sooyoung memilih menolehkan sedikit kepalanya ke kanan. Dan… tada! Seraut wajah pemuda tengah tersenyum manis kepadanya. Satu-satunya siswa yang memanggilnya ‘Nuna’ di sekolah, satu-satunya siswa yang berhasil membuatnya salah tingkah, satu-satunya siswa yang sekaligus menjadi sepupunya dan menumpang tinggal di rumahnya.

“Oh Sehun? Kenapa bisa di sini?” Sooyoung gelagapan. Namun sebisa mungkin dia tidak menunjukkannya dengan jelas. Entah kenapa, Sehun yang memakai setelan kemeja putih dan blazer abu-abu itu tidak tampak seperti sepupunya. Tapi lebih kepada seseorang yang mencuri ciumannya pagi tadi.

Udang rebus, shit!

“Memangnya cuma Nuna yang diberi tiket undangan, huh?” Sehun memamerkan selembar tiket bercetak itu di depan mata Sooyoung.

“Kalau kau bilang dari awal kan kita bisa pergi bersama.” Kata Sooyoung. Mencoba kembali rileks dengan menyandarkan punggunggnya pada kursi merah nyaman yang tersedia.

Sehun manggut-manggut, lalu berbisik, “Surprise.”

Senyum kecil diterima Sehun, dari Sooyoung. Sebelum keduanya terfokus pada layar panggung yang mulai naik, menampakkan deretan pemain orkestra yang tengah bersiap. Semuanya tampak hebat dan brilian. Keren.

Lagi-lagi ada suara aneh yang hinggap di kuping Sooyoung, “Sam, aku di sebelah kirimu, hehehe.” Hebatnya lagi, suara itu juga mencolek-colek lengan atasnya.

“Byun Baekhyun-ssi.” Sooyoung menggeram.

“Jangan marah.” membuat tanda ‘peace’ dengan jarinya. Mati-matian Sooyoung menahan kepalan tangannya untuk tidak menjitak kepala Baekhyun.

“Terserah. Kalian berdua benar-benar menyebalkan.”

Sehun dan Baekhyun ber-highfive ria, lalu terkikik-kikik tanpa suara. Sooyoung memutar bola matanya

***

Sebuah potret keluarga bahagia. Itulah yang ada di pikiran Choi Sooyoung, setelah maniknya menangkap objek Suho berkumpul bersama keluarganya. Senyum indah Suho yang terlihat begitu bahagia. Sooyoung tidak pernah melihat yang seperti itu sebelumnya, maksudnya, di sekolah, Suho tidak pernah tersenyum seperti itu di sekolah. Seraya melangkah menghampirinya, Sooyoung ikut tersenyum.

“Aku tersanjung Sonsaengnim benar-benar datang.” Sekalimat yang diterima Sooyoung setelah dia menyerahkan buket bunga yang dibelinya pada Suho. “Baekhyun-ssi dan Sehun-ssi juga, terimakasih sudah menyempatkan diri.”

“Ini kehormatan bagiku juga, Hyung.” Ujar Sehun.

Baekhyun bertepuk tangan, “Sunbae, kau bintang besar! Inilah Shinju’s Song Prince yang sesungguhnya!”

“Konser yang hebat,” ungkap Sooyoung. “Kau, dan keluargamu, sungguh hebat.” Sambungnya tulus.

Lalu mereka berempat berpelukan bergantian.

Suho tersenyum. “Saya hampir lupa mau mengenalkan anda pada Nuna, Ommoni, dan Abeoji. Mereka akan senang bertemu Guru Konsultan yang membuat saya bisa seperti ini.”

Sepeninggal Suho dan Sooyoung, Baekhyun dan Sehun berpandangan dalam diam. Tak berapa lama kemudian, Baekhyun memecah hening, “Ini seperti seorang lelaki yang mengenalkan wanitanya pada keluarganya.”

“Jaga bicaramu, Baekhyun-sunbae!”

“Apa? Memang terlihat seperti itu, kan?”

“Sooyoung-nuna adalah wanitaku, tahu!”

“Ck… cinta segitiga…” komentar Baekhyun, menggeleng-gelengkan kepalanya sok prihatin. Tanpa peduli bibir Sehun yang mengerucut karena kesal.

***

Nuna nggak bawa mobil?”

Sooyoung menggeleng. Mereka beriringan berjalan keluar dari gedung opera. “Kita naik bus saja.”

Sehun menatap Sooyoung lembut. Ah… Sehun, tatapanmu. Oke, Sooyoung kembali merasakan jantungnya berdetak secara tak wajar.

“Terserah Nuna saja.”

Lagi, Sooyoung selalu berusaha menghindari Sehun saat merasakan perasaan yang seperti ini, berjalan mendahului Sehun yang terkekeh di belakangnya.

Mereka berdua terdiam di halte bus. Sooyoung yang berusaha mati-matian agar tatapan matanya tak kembali bertabrakan dengan tatapan mata Sehun, bersikukuh tak mau menoleh ke samping kanannya di tempat Sehun berdiri, sementara Sehun dengan senang hati terus memandangi Sooyoung sambil menunggu bus datang.

“Sehun berhenti menatapku.”

“Siapa yang menatapmu? Aku menatap jalanan di depan.”

“Kau!”

Wae?”

“Aisshh…”

Hahaha. Sehun kembali tertawa saat Sooyoung lagi-lagi mengalihkan pandangannya saat mata mereka saling menatap. Kyeopta. Jeongmal. Kenapa Sooyoung-nuna bisa begitu manis di mataku? Rasanya seperti mengemut permen lolipop.

“Busnya sudah datang, ayo kita naik.”

Mereka segera menaiki bus yang sialnya penuh. Oke, bagus, mereka harus berdiri dan berdesak-desakan di dalam sana. Dan sekali lagi, Sehun memeluknya saat bus mengerem mendadak, terlebih lagi Sooyoung tak mempunyai pegangan untuk menahan tubuhnya, jadilah sampai pemberhentian terakhir bus di dekat rumahnya, Sehun terus memeluknya. Jujur Sooyoung senang. Pelukan Sehun terasa hangat.

Eh, senang?

Apa itu kata yang salah untuk mengungkapkan perasaannya sekarang? Atau tidak?

Sehun menarik tangan Sooyoung untuk keluar dari dalam bus. Sedikit susah untuk keluar tapi akhirnya berhasil, terus berjalan tanpa sepatah kata pun keluar dari dalam mulut mereka berdua. Entahlah, sepertinya mereka sedang terlarut dalam pemikirannya masing-masing.

Nuna, sudah sampai.”

Ne arraseo. Kau bisa masuk lebih dulu, aku ingin berjalan-jalan sebentar.”

“Eum…”

Waeyo?”

Nuna menyuruhku masuk lebih dulu tapi Nuna terus menggenggam tanganku. Apa Nuna kedinginan? Padahal Nuna pakai sarung tangan.”

Sooyoung kaget. Ah! Pantas saja merasa ada yang aneh selama perjalanan menuju rumahnya, tentang tangannya dan Sehun yang ternyata masih saling bertautan semenjak keluar dari bus, belum lagi saat ini Sehun malah mengelus pipinya yang chubby. Ya Tuhan wajah Sooyoung semakin memanas.

“Oh Sehun!”

Sooyoung segera melepaskan genggaman tangannya dan berlari masuk ke dalam gedung apartemennya, cepat-cepat menaiki lift dan menghilang dari pandangan Sehun. Karena sungguh, ia merasa sangat malu saat ini. Bagaimana bisa? Bagaimana bisa hal memalukan begini terjadi?

Aish, bocah itu pasti merasa sangat senang karena berhasil membuatku malu untuk yang kesekian kali!

***

“Yah! Dasar! Oh Sehun kau curang sekali, hah!” pekikan histeris Baekhyun menyadarkan Sehun yang senyam-senyum sendiri di depan apartemen Sooyoung.

Yang diteriaki terkaget-kaget. “Baekhyun-sunbae? Suho-hyung?”

“Iya! Kami sengaja membuntutimu supaya tidak berbuat macam-macam dengan Sooyoung-sam!” Tutur Baekhyun dengan nada tinggi, ada seseorang yang tidak suka melihat kebersamaannya dengan Sooyoung rupanya. Hahaha.

“Aku yang mengemudi mobilku.” Imbuh Suho dengan ekspresi yang biasanya—tidak senyum tidak juga marah.

“Apa kau lupa peraturannya?” tuntut Baekhyun, sembari melipat kedua tangannya di depan dada.

“Kalian juga berarti melanggar peraturannya!” Sehun tidak mau kalah.

“Aku kan cuma mengantar Baekhyun saja.” Kelit Suho.

“Tidak mau tahu pokoknya kau yang duluan melanggar, Sehunie!” Baekhyun bersikukuh.

“Peraturan? Sebenarnya kalian ini membicarakan apa?”

Ketiganya—yang tengah berdebat seru itu—menoleh serempak. Dimana Sooyoung berdiri di depan pintu dengan tangan terlipat di depan dada dan raut wajah tidak bersahabat. Suho mengedipkan mata, Baekhyun cengengesan, Sehun meneguk liur.

Peraturan kencan dengan Choi Sooyoung

Pasal 1.

Dilarang melakukan skinship.

Pasal 2.

Dilarang saling menguntit.

Pasal 3.

Dilarang saling mengganggu.

Jangan tanya.

Yeah… itu adalah peraturan konyol yang disepakati ketiganya. Tanpa sepengetahuan Sooyoung. Jadi, sebenarnya sia-sia bagi Sooyoung untuk menyembunyikan acara satu dengan lainnya karena mereka bertiga sudah tahu.

Sooyoung bersumpah dia ingin mencekik leher mereka satu-satu.

“KEMARI KALIAN! BELUM MERASAKAN PUKULANKU YA?!”

***

Iklan

54 Comments Add yours

  1. Choi HanRa berkata:

    Kyaaaaa ><
    FF yang paling ditunggu-tunggu keluar juga ^^
    itu trio bocah gak penting banget ya bikin peraturan konyol ckckckck -_-
    first ? *telat =.=
    dan bagian yang paling gak aku suka di FF ini… Kenapa harus berakhir ? *drama xD
    pokoknya ditunggu FF ini sama This is not love story ya eon ^^

    Suka

  2. winterchan berkata:

    ahahaha ternyata suho terlibat, sumpah gak nyangka XD
    suho kan kalem …. dia kelamaan gaul sama hunbaek apa gimana? ._.
    ditunggu ya kak part 11 nya 😀

    Suka

  3. Ranran berkata:

    senengnya y jd soo d keliling co” kece.
    jd mrka sengaja ngerncanain itu semua.
    dasr anak” ababil.

    d tingl nikah sooyoung ma krus br tw rasa.
    wkwkwkq ..

    ayo semangat wat next partnya

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      sooyoung nikah sama kris?
      AYO PARTI DI RUMAH SAYA!

      Suka

  4. Emmalyana berkata:

    Keren!!
    Sehun-Suho-Baekhyun suka sama soo eonni yah?
    Seharusnya wufan ditambah ke acara ngedate.nya soo eon biar lengkap 😡
    next ditunggu!!

    Suka

  5. reinathaknight berkata:

    Wah akhirnya keluar, hampir tiap hari bolak balik ke WP ini buat nunggu FF ini ckck”
    Sooyoung eonnie beruntung banget sih ^^3 Suho, Sehun, Baekhyun, Kris (Abang ane semua *plakk) belum lagi di tambah Luhan (maybe)
    Next ya Chingu, jangan lama-lama, FFnya D.A.E.B.A.K

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      enggak mau sama luhan ah, luhan bobo aja di rumah /plakdzig/

      Suka

  6. dinaalifa berkata:

    Harusnya sooyoung bersyukur banget direbutin cowok ganteng
    brondong-brondong lagi :v
    Pokoknya, buruan dilanjutin thorr,, ngga sabar banget..
    pengen baca terus rasanya 😀

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      NO!
      harusnya tiga bocah itu yang bersyukur karena bisa ngedate sama sooyoung!

      Suka

  7. rifqoh wafiyyah berkata:

    Hahaha..:D,daebak thor keren..
    Lucu bngett part ini…:),kekekkee~

    Suka

  8. ymshtemi berkata:

    hahaha dasar tiga bocah bandel-_- pake aturan2 kencan segala xD seru seru nextnya dan ff lainnya ditunggu fan eon :3

    Suka

  9. Vi berkata:

    hihihi, bisa gitu Sooyoung ngatur jadwal date-nya dg 3 cowok di hri yg sama, punya bakat playgirlkah? Tapi ternyata disini yg jdi korban bukan mereka ber-3, malahan sooyoung #poorsooyoung. Gk skalian kris diajak date jga?? Hahaha
    Makin gokil nih ceritanya. Fanneey emang Jjang!!

    Suka

  10. Kidochan berkata:

    hahaha, soo eon jadi idola
    mereka bertiga sekongkol dan pada suka sama sooyoung
    kenapa Kris ga sekalian ikut perjanjian konyol itu

    lucu lah ceritanya

    Suka

  11. cica berkata:

    suho salah gaul.
    hahhahahaha
    sehun udah mulai usaha nih…
    soo masih belum sadar perasaan nih
    next next makin seru 🙂

    Suka

  12. elisayoonaddict berkata:

    Ga nyangka Suho juga ikut-ikutan terlibat, pasti yg ngrecanain Si Baekhyun. lucu bgt pas bagianya Baekhyun..dia lawak abis lebih lucu dari Sule fufufufu :D.

    Ehem..

    SooHun first kiss? Kyaaa…Keren, tapi penjelasan kissingnya kurang rinci #maunya.

    oiya Soohun mencurigakan nih,jangan2 mereka udah pacaran nih,berani loh dia,,Sooyoung juga
    malu-malu di depan Sehun u_u.

    Next part ditunggu ya 🙂 .Good Job Fanneey

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      nggak bisa bikin detail kiss dengan rinci, hueeee….

      Suka

  13. miss_sooyoungster10 berkata:

    Syaa…lalalala
    FF yg ditunggu akhirnya muncul!!!
    Sooyoung hebat, bisa kencan sama 3 cowok..
    Danyg peraturan itu~~~~
    Semuanya salah dong..
    =_=’

    Suka

  14. chakyuyoungster berkata:

    Ahahaha
    aigo trnyata sooyoung dikecengin 3 brondong :v
    aku ngebacanya senyum” sndiri aja nih drtd. Pokoknya keren dan lucu. Part 11 cepet d update ya 🙂

    Suka

  15. sooluvhun berkata:

    Hyyaaaa… Tiga tiga nya suka sama Sooyoung? Aturannya aneh banget deh, ckckck…

    Part 11 cepatan ya, semangat 45 (?)!

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      nggak, cuma kedapetan janji sama sooyoung di hari yang sama doang. yang suka sooyoung cuma sehun deh #ups

      Suka

      1. sooluvhun berkata:

        Ooh? Gitu yah. Yee! Gak banyak, deh, saingannya Sehun, hohoho #mukaevil

        Suka

  16. annisahika berkata:

    aigo~ kyeopta >< bisa"nya ya mereka bertiga itu xD bahasamu semakin membaik fanfan-aa ^^ gabanyak kata yang keluar dari jalur baku 🙂 keren dah *clap
    ditunggu an involved lover yang eleven :3

    Suka

  17. ThaNiaa berkata:

    muehehe..seperti biasa senyum senyum sendiri waktu baca..
    apalagi pas waktu di akhir,, ngakak gajelas..
    seratuss jempol deh buat kakak-.-hehe

    ..dan btw author ff nya yang this is not love story nya dilanjutin dunkk..

    Suka

  18. duh kocak puhahahahah gak baekhyun gak sehun gak suho sama aja-_- duh si kris juga apa gak kasian sama sooyoung?-_- apa gak jealous juga? wkaka
    ditunggu lagi kekocakan mereka di next chapter wkwk kalo bisa tambahin sookris momentnya deh/ga. fighting!^-^

    Suka

  19. Monic berkata:

    Haha ternyata udah direncanain tuh sm 3 bocah. Coba ditambah sma kris makin kocak dah. Next thor ~

    Suka

  20. soomiracle berkata:

    KYAAAAA WHY SO QT HWHWHWHWHW. ceritanya makin asyik thor ih gemesinnnn wkwk:3 apalg pas sehun nyium sooyoung ahhhhh sudahlah aku bahagiaaaa hwhwhw. NICE JOB THOR!!!!

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      jangan panggil author, hehehe.
      fanni aja

      Suka

  21. Zee Anggita berkata:

    waaah keren, soo eoni kencan sma 3 cowok sekaligus dlm sehari..
    nextnya di tunggu..

    Suka

  22. annisarizki berkata:

    Kya~~
    Ternyata mereka rebutan Syoung eonni.. hahaha
    Siapa ya yg dapet.. hhe

    Suka

  23. JeByung-JeSoo berkata:

    hauhahaahah eonni ngakak akhirnya xD
    Wuah itu si Thehun kiss Sooyoung >,< Keren keren daebakk!!
    Lanjut eon~ Kalo udah kabarin aku yaah ;*

    Suka

  24. safira faisal berkata:

    ga nyangka, suho yang pendiem ternyata sekongkol juga sama hunbaek -_- . Ini lagi kris, bukannya bantuin malah diledekin ._. Tapi selalu ff ini bikin aku senyum2 sendiri, ditunggu lanjutannya^^

    Suka

  25. Choi JiRa berkata:

    aigoo,, gak nyangka..
    mereka bener” lucu + aneh dan kocak deh pokoknyaa,,,

    nextt part selalu ditunggu !!!

    Suka

  26. kenianurasha berkata:

    sooyoung bisa cepet tua kalo lama2 ngadepin anak2 bandel macam mereka bertiga =))
    ff kesayangan saya muncul juga^^
    lanjut ya kak.. keren bgt (y)

    Suka

  27. Bubble Princess berkata:

    akhirnya ff ini di post juga. mereka buat “Peraturan kencan dengan Choi Sooyoung” ? kkk~ .ceritanya daebak. ditunggu next partnya 😀

    Suka

  28. Kumiko berkata:

    wakaka.. owe juga mau dong kek suyoung.. dapet 3 cowo keren sekaligus tambah kris tambah tao #bias /maruk/ tambah sooman juga gavava :v /bener2maruk/
    aaaa…. itu si cadel berani kiss suyong?? OMONA!! wew.. 😮 dapet ilmu aliran yadong dari item kalee/? /ditonjok kai/
    haha bebek!! hobi kita sama /toss/
    paling suka bagian kencan baek soo masa.. pake ngatain ci umin segala haha
    apalagi suho! berhasil bikin cadel cemburu! behahaha efek bisikan syaiton/? dari bebek
    harusnya kris di tambahin.. biar makin seru! makin pajang /makin panjang lebih baik/?
    okke ternyata yg kepanjangan komeng saya! udah baru komen, panjang lagi /pukpuk author/
    maap ye thor! epepnya terlalu sesu’anu’ sihh /udah plis udah jan komeng lagi/
    hehe yg penting lanjut ye thor! mumpung liburan nihh.. waktu luang kan? hoho
    FIGHTING !!
    nb : this is not love story nya juga ditunggu/?
    udah! kepanjangan /turun dari mimbar/ pulang/

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      masih kurang nih komennya,
      belum pakek “cukup sekian dan terimakasih, wabilahi taufik wal hidayah, walasamualaikum wr wb”
      xD

      Suka

  29. syaffinhumaira berkata:

    Reblogged this on Sparkie Imagination.

    Suka

  30. syaffinhumaira berkata:

    daebaaakkk thor ! 😀 ihihihi cute ff nya (?) ini ff kesayangan dan selalu kutunggu ._.” fighting thor ! ijin reblog ya 🙂

    Suka

  31. Sooyoungster EXO berkata:

    lanjutttttt …
    aq bca ff nie senyum2 sendiri…
    ahhh daebakkk dehhhh

    Suka

  32. hananhee berkata:

    Gila tuh tripple bocah
    suho iku-ikut aja sama baekhun >.<

    Suka

  33. soohaelin berkata:

    lanjuttt,,,
    seru bangett, apalagi yg dibus sooeonni sama sehun nyah so swett

    Suka

  34. Rara_Panda berkata:

    Baru baca dri part 1 *reader baru*
    Bener2 keren,
    Beruntung bnget jdi Sooyoung.
    Sehun lucu bnget, Bakhyun sama Suho jga asik bnget.
    Chanyeol nyebelin tpi jga lucu, Luhan kalem bngeeet..
    Kris, kasihan sama kamu. Hahaha
    Jdi pngen liat wajah ‘Kepiting Rebus’ ala Sooyoung deh, tpi kayaknya mesti ngajak Sehun. Soalnya yg pinter bkin Sooyoung kayak kepiting rebus kan Sehun, hahaha

    Suka

  35. soobeautifulchoi berkata:

    soo keren kncan sma sehun baekhyun & suho ♥
    jd baekhyun jg suka sma soo 😀

    Suka

  36. syoohmy berkata:

    ini ngakak gimana bisa buat perjanjian perjanjian kayak gitu XD!SoHun hwaiting hwaiting^^ 😀

    Suka

  37. kartika berkata:

    ya ampun tuh bocah tiga -_- tapi sooyoung pinter banget ngatur waktu sama nyembunyiin kencannya padahal percuma disembunyiin XD daebak thor

    Suka

  38. syoo unnie kencan sama 3 orang sekaligus??? wah… kemajuan nih kekeke
    aku paling suka kencan soo unnie sama baekhyun.
    kak fanney, kok kencan sama suhonya dikit banget #poor Suho
    lanjut kak….

    Suka

  39. FAnoy berkata:

    Knp kris gak ikutan sekalian? Huahahaha..mereka keren ya bisa mbuat janji sama guru cantik choi..daebak..sehun prasaan dari awal emang ngelanggar peraturan -_-..keep writing..fighting ‘-‘)9

    Suka

  40. @agilrestuuu berkata:

    kalo kris ikutan kyknya bakal lebih seru xD
    hahahhaa
    kasian soo nya tapiii ..
    duhhhh mereka tuh ya childish banget >,<

    Suka

  41. nesme berkata:

    ff nya keren

    Suka

  42. kimhyunsoo berkata:

    Lol 😀
    Eon , part 12 nanti :/ Sooyoung ama BaekHo banyakin moment dong 🙂
    Aku shipper SooBaek dan SooHo nih .. Heheheh
    Kocak banget trio exo … Hahahaha peraturan konyol :v

    Suka

  43. riyalva07 berkata:

    Wahhh asli suka banget part ini…
    Tripel date :*
    Suho juga terlibat rupanya 🙂

    Suka

  44. wiiaawiyu berkata:

    😄😄😄 trio babi (hun,baek,suho) ! 😄 aigoooo… kan kasian syoo 😄

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s