[FF] Kris’s Interview

SooKris-wallpaper

 

Title: Kris’s Interview

Author: wufanneey

Genre: Fluff

Rating: G

Lenght: Oneshot

Leanguae: Indonesian

Pairing: Kris/Sooyoung

NB: Q (Question) by Fanneey, A (Answer) by Kris. Inspiration by Andrea Agustus’s fanfic “Story of Us”. But, this is purely mine.

Summary: Saat di Beijing, Kris melakukan wawancara aneh dengan stasiun televisi asing, lalu dia mengirimkan video hasil wawancaranya kepada kekasihnya, Sooyoung. Bagaimana reaksi Sooyoung mengetahui tema wawancara itu yang ternyata adalah ‘Kehidupan Percintaan’ Kris?

***

 

Jlep! Jlep!

 

Choi Sooyoung tengah mengutak-atik laptopnya, karena sinyal yang mendadak ludes tak bersisa. Ia mengomel-ngomel kesal. Video adegan wawancara yang baru di downloadnya dari email yang dikirimkan Kris padanya beberapa menit lalu itu buram-menyemut dan lama-lama menghilang. Kini layar terlihat kosong.

 

Tit! Tit!

 

Sooyoung tahu, sepertinya videonya sudah bisa dimulai lagi. Kemudian gadis itu tersenyum puas. Sebelum mengklik tombol play oleh mouse dari layar laptopnya.

 

Tinggal menghitung mundur…

 

Lima…

 

Empat…

 

Tiga…

 

Dua…

 

Satu…

 

Tapi layar masih kosong. Sooyoung yang tidak sabaran mempertanyakan dalam hati ada yang salah dengan laptopnya. Mungkin ada yang rusak atau gangguan pada alat. Atau memang videonya yang begini?

 

Brebet! Brebet! Manik bulat Sooyoung kembali mengarah ke layar.

 

“Hi, I’m here.” Terdengar sapaan seseorang dari layar. Ya, itu pasti suara member EXO. Sooyoung bersorak singkat, kemudian buru-buru menutup mulut. Tidak boleh berisik karena hari sudah larut dan member lain sudah terlelap, maka ia harus mengunci mulut rapat-rapat.

 

Tapi, itu pun sebatas suara. Suara yang Sooyoung hapal betul tanpa harus ia melihat sosoknya. Gambarnya hanya background dinding berwarna hijau. Tidak ada siapa-siapa di layar.

 

“Shit. What’s wrong with this camera?” member EXO itu berceletuk lagi. Pakai bahasa Inggris pula. Mengeluh.

 

Sooyoung mulai merasa dipermainkan. Gambar di layar yang mereka rekam itu bergoyang-goyang. Bikin pusing. Sepertinya, member EXO itu tengah membetulkan posisi kamera.

 

Terdengar lagi suara berisik. Srek! Srek! Srek! Kemudian…

 

“Hi…” Kris menyapa di depan kamera dengan senyum coolnya. “How are you guys? Kalian ingin oleh-oleh apa dari Beijing?” dia berbasa-basi sendiri.

 

Benar, kan. Sejak tadi itu adalah suara sang Leader EXO, tepatnya naga peliharaan Sooyoung.

 

Seseorang yang memegang microphone datang kemudian duduk di sebelahnya. Kris menyambut kedatangannya dengan raut bertanya-tanya. Ternyata perempuan berkemeja hitam itu adalah wartawan sebuah stasiun televisi. Perempuan itu menjelaskan bahwa dia ingin mewawancarai Kris untuk eksklusif, dan menengai masalah privasi juga. Sooyoung ikut bertanya-tanya. Wufanneey’s Channel? Aneh. Channel apaan itu? Sepertinya Sooyoung baru mendengarnya.

 

Q: Jadi, bisakah kita mulai wawancaranya sekarang? Kuharap udara dingin di sini tidak menyurutkan semangatmu untuk menjawab beberapa pertanyaan yang kami lontarkan nantinya (tersenyum lebar).

A: (manggut-manggut dengan cool) Tentu-tentu, kita bisa mulai sekarang.

 

Q: Oke, langsung saja. Sebenarnya ini berhubungan dengan kehidupan cintamu, karena sesuai tema wawancara kita kali ini. Jadi… Siapa wanita yang kau sukai sekarang?

A: (terdiam sejenak, menarik napas pendek) Choi Sooyoung.

 

Q: Ah… (mengangguk-angguk) kalian Twin Tower Couple. Seberapa besar kau menyukainya?

A: Aku tidak tahu, tidak bisa kudeskripsikan sebesar apa. Yang jelas, aku membutuhkan Choi Sooyoung. Aku merasa lengkap jika Sooyoung menjadi bagian dari diriku. Aku sangat menyukainya. Melebihi apapun. Walaupun yah, kedua orang tuaku dan Tuhan juga masih merupakan hal yang terpenting bagiku, hehe.

 

Q: Apa yang membuatmu menyukainya?

A: (berpikir, lalu tersenyum ke arah kamera) She’s sweet and beauty and care and kind and funny and… what else?

 

Q: Kapan kau menyadari bahwa kau menyukainya?

A: Tidak tahu jelasnya kapan, karena aku hanya merasa jantungku terpompa cepat jika di dekatnya. Apalagi saat dia tersenyum kepadaku. Terlintas wajahnya saat aku sedang senang ataupun sedih. Mungkin ini aneh, tapi itulah yang kurasakan. Aku pernah membaca bahwa gejala seperti itu tanda-tanda orang jatuh cinta, benar?

 

Sooyoung terdiam, bergumam sendiri, “Sebenarnya ini acara apa? Wawancara tentang apa sih?” diliriknya sekilas jam yang menunjukkan pukul sebelas malam. Baiklah, sudah sangat larut dan dia berjanji akan pergi tidur setelah ini. “Jika kau memberikanku video tidak bermutu dan malah membuang-buang waktuku, tamatlah riwayatmu, Wufan.” Desisnya menyeramkan.

 

Q: Bagaimana pertemuan pertamamu dengannya? Dan kapan?

A: (mengetuk-ngetuk dagunya dengan telunjuk, berpikir sejenak, lalu menjentikkan jari) Ah, aku ingat pertama kali aku datang ke Korea untuk trainee, waktu aku berumur 16. Aku melihatnya bersama seorang koch vokal di ruang latihan. Awalnya aku tidak begitu peduli, tapi kemudian kami bertemu lagi di sebuah toko roti, waktu itu dia baru menghabiskan rotinya karena ada sisa krim di sudut-sudut bibirnya. Kami berteduh di depan toko sambil menunggu hujan reda, konyol karena tak satupun dari kami membuka percakapan. Jujur saja… aku terlalu gugup. Entah karena dia Sunbaeku atau karena dia terlalu manis.

 

Q: Apa kau menyukai Sooyoung pada pandangan pertama?

A: Mmm, aku tidak tahu persis–namun bisa dikatakan seperti itu. Waktu itu sedang hujan deras dan Sooyoung sama sekali tidak memakai jaket. Aku melepaskan jaketku dan menawarkannya kepadanya, dia terlihat terkejut sekali, haha.

 

Q: Apa kesan pertamamu pada Sooyoung saat itu?

A: Mmm, dia seseorang yang manis–benar-benar manis. Dia juga merupakan seseorang yang pemalu. Aku terkejut karena itu bertolak belakang sekali dengan yang dibicarakan orang-orang tentang dirinya yang cheerful. Ketika akhirnya dia memakai jaketku juga, dia selalu menundukkan wajahnya dan tidak berani menatapku. Aku bahkan bisa melihat ada rona-rona merah pada pipinya, haha.

 

Q: Apa yang terjadi pada pertemuan pertama kalian?

A: Pertemuan kedua, sebenarnya. Sooyoung benar-benar kedinginan waktu itu–walaupun dia berusaha keras untuk tidak menunjukkannya, namun aku bisa melihatnya–tubuhnya bergetar sedikit dan menggigil. Kemudian aku memeluknya, hehe. Oh iya, aku juga mengusap sisa-sisa cream roti yang ada di sekitar mulutnya. So sweet kan?

 

Q: Apakah dia merupakan cinta pertamamu?

A: Bisa dibilang… tidak juga. Cinta pertamaku saat aku masih di bangku sekolah menengah pertama. Tapi… aku menjamin dia adalah cinta terakhirku (tersenyum penuh makna).

 

Q: Kalau begitu, kalian sudah menjadi Offcial Couple?

A: Ah, apalagi ini? Kupikir ini terlalu privasi, kalian harus membayarku lebih untuk ini, hahaha. Official Couple, ya? Begitulah.

 

Q: Kalau urusan itu, kau bisa bernegoisasi dengan PD-nim, hahaha. Tell me, Duizhang, bagaimana kronologis peresmian kalian sebagai sepasang kekasih?

A: Sebenarnya aku agak malu untuk menceritakannya, ini agak konyol. Aku hanya mengajaknya ke apartemenku dan itupun lewat pelantara, Luhan. Siapapun tahu Sooyoung suka makan—dia adalah Shikshin—jadi aku membuatkannya sup iga, lalu aku bilang aku menyukainya dan maukah dia jadi pacarku, dan… begitulah (tampak enggan menceritakan lebih lanjut). Ahaha, sungguh ini sangat konyol. Bisakah kita ke pertanyaan selanjutnya?

 

Q: Bagaimana dengan ciuman pertama kalian?

A: Apakah aku harus benar-benar memberitahukannya? (tertawa malu-malu, mengibaskan tangan di depan kamera, kemudian kembali bergaya cool) Kala itu di ruang latihan, aku melihatnya yang tertidur sendirian karena kelelahan, kebetulan akupun baru menemui pelatihku jadi sekalian saja aku menghampirinya. Tadinya aku mau membangunkannya tapi setelah melihat wajah kelelahannya aku urungkan maksudku. Dia terlihat sangat cantik saat tertidur, sayangnya pemandangan itu tak bertahan lama karena beberapa menit kemudian dia terbangun. Saat mengangkat wajahnya dan bertanya padaku kenapa aku ada di sana, di sampingnya, wajahnya dekat sekali denganku jadi aku tidak bisa menahannya… (tampak malu).

 

Sooyoung melotot. Tanpa sadar dia memukul-mukul kasur dengan bantal yang dipegangnya. “What the—? Bagaimana bisa dia sefrontal itu menceritakannya? Yah!” sepertinya akan ada yang jadi samsak hidup. Di lain tempat Kris bersin-bersin tanpa sebab.

 

Q: Hal apa saja yang paling kau sukai dari Sooyoung?

A: Haha, banyak. Mungkin kalau disebutkan satu-satu disini tidak akan cukup. Tapi aku paling suka melihatnya tidur, entah kenapa dia terlihat begitu cantik dan damai ketika tidur.

 

Q: Lalu? Yang lain?

A: Aku paling suka jika sudah melihatnya cemberut dan marah, bibir bawahnya akan dimajukan sedikit. Itu membuatnya terlihat benar-benar menggemaskan dan, erm, sedikit menggoda, haha.

Aku juga senang melihatnya memakai apron–walaupun ia tidak terlalu pandai memasak. Tapi itu membuatnya terlihat lebih dewasa dan cantik.

 

Q: Apa kebiasaan unik Sooyoung yang kau suka?

A: Sooyoung tidak bisa tidur tanpa boneka woodynya, dan tanpa suara kipas angin. Dia selalu minum susu cokelat sebelum tidur, dan dengan cangkir dan merek yang sama–tidak boleh beda. Entah kenapa, hal-hal tersebut membuatnya benar-benar terlihat apa adanya dan imut.

 

Q: Adakah hal yang tidak pernah kau perkirakan sebelumnya dari Sooyoung?

A: Dia suka rap, dan bisa memainkan banyak alat musik. Aku hampir tidak percaya ketika melihatnya memainkan drum. Ia terlihat berbeda–antusias dan tomboy, haha. Satu lagi, Goddess of Shikshin.

 

Q: Hal-hal apa saja yang sering kalian lakukan pada malam hari?

A: Haha, aku sering mengajaknya menonton film horor, katanya dia lebih suka sci-fi—sama denganku—tapi aku memaksanya karena aku tahu sebenarnya ia paling takut dengan film horor. Ia biasanya akan langsung menjerit dan memelukku ketika sebuah adegan yang menyeramkan muncul di layar.

Hehe, sebenarnya itu alasan utamaku sih, mengapa aku sering mengajaknya menonton film horor.

 

Q: Menurutmu, peristiwa apa yang paling sensual di antara kalian?

A: Waktu aku memerangkapnya di boks telepon, hehe. Waktu itu sedang hujan deras, jadi aku dan Sooyoung tidak memiliki pilihan lain selain berlindung di boks telepon.

Oh iya, dia benar-benar terlihat ketakutan waktu itu–dan bercampur malu. Aku hampir saja menempelkan bibirku pada bibirnya, hehehe.

 

Q: Adakah sifat yang tidak kau sukai darinya?

A: Emm… (tampak berpikir) Ada. Aku tidak suka saat dia mulai mengobrol dengan orang lain dan mengabaikanku. Aku tahu dia tipikal gadis periang, playful, easy going, dan banyak bicara, tapi terkadang hal itu membuatku kesal. Apalagi saat dia sudah bersama Suho atau Chanyeol, pasti melupakanku. Kadangkala juga kepolosannya melebihi bocah lima tahun, dan kedewasaannya melebihi umurnya yang sekarang. Choi Sooyoung tidak pernah bisa kutebak.

 

Q: Pernahkah kau membuatnya menangis karena suatu hal?

A: Uhm… (mendadak ekspresinya berubah sangat serius) Kami pernah bertengkar. Aku membuatnya marah begitupula dia. Hanya karena hari itu dia merayakan peresmian panti asuhan miliknya, dia mentraktir semua kenalannya dan menghamburkan uang. Aku marah, terlebih saat pesta itu dia mengabaikanku dan malah dengan rekan-rekannya yang tidak kukenal. Aku membentaknya karena terlampau kesal, aku membuatnya menangis. Setelah itu, kami tidak bicara kurang lebih sebulan, sampai aku ingin mati, mengingat itu aku ingin meneriaki diriku sendiri. Aku akui itu salahku karena biar bagaimanapun Sooyoung tidak harus selalu terikat dengan diriku, dengan peraturanku.

 

Q: Bagaimana cara kalian berbaikan kemudian? Kupikir Cheerful Princess-mu adalah tipe wanita pegengsi, begitupula denganmu?

A: Memang. Tetapi aku memaksa datang ke rumahnya, mengemis maaf seperti orang bodoh, membawakan berbuket-buket bunga cartanation kesukaannya. Sampai-sampai Ibunya melihatku prihatin. Romantis kan?

 

Sooyoung menggigit bibirnya sendiri mengingat masa-masa itu. Jujur saja, itu juga merupakan masa-masa menyakitkan yang menyiksa hidupnya. Dia mati-matian sok jual mahal di depan Kris agar lelaki itu lebih dulu meminta maaf kepadanya, dan itulah yang tersulit. Saat melihat Kris seperti gembel yang mengemis cinta di depan rumahnya, Sooyoung tidak lagi bisa mempertahankan rasa jual mahalnya apalagi Ibunya juga ikut-ikutan memohon-mohon untuk Kris. Dia membutuhkan Kris, begitupula Kris yang membutuhkannya. Satu hal lagi, dia tak ingin kerengganggan seperti itu terulang lagi di hubungan mereka. Karena itu amat sangat menyiksa.

 

Q: Adakah kejadian yang tak akan terlupakan antara kau dengannya? Jika ada, maukah kau berbagi dengan kami?

A: Tentu saja ada. Saat dia menginap di apartemenku, hahaha.

 

“Byuntae,” desis Sooyoung tajam. pipinya sendiri merona mengingat memori kebersamaannya dengan Kris kala di apartemen Kris beberapa bulan lalu. “Ugh, jangan diingat-ingat lagi, Choisoo!” runtuknya pada diri sendiri, lantas memukuli kepalanya pelan.

 

Q: Memang apa yang kalian lakukan? (smirk menggoda)

A: Hei! (tersinggung) Kami hanya menulis lirik bersama, memainkan piano, menonton film, lalu membuat sundubu. Dan itupun karena hujan tidak kunjung berhenti jadi terpaksa dia kutahan di apartemenku sampai hujan reda, tapi dia malah ketiduran di ranjangku akhirnya. So, aku baru mengantarnya pulang pagi-pagi. Itupun aku mendapat omelan dari Taeyeon-sunbae, Suho, dan para Manager setelahnya.

 

Q: Apa hal yang ingin kau lalukan dengannya, tapi belum terwujud?

A: Mungkin… (menerawang langit-langit, seperti membayangkan sesuatu, lantas kembali memandang kamera) ada beberapa… ah, tidak. Sebenarnya banyak, aku takut dia malah menatapku ngeri di suatu tempat sekarang jika aku mengatakannya.

 

Di kamar Sooyoung dan Jessica. Sooyoung yang tengah mencomot biskuit cokelatnya merasakan firasat buruk. “Awas saja kalau mengatakan yang aneh-aneh.” Ancamnya, sekalipun Kris tak bisa mendengarnya.

 

Q: Kau bisa mengatakannya, ayolah Duizhang, memangnya kau tega membuat Ninjas penasaran?

A: Oh? Ninjas?

 

Q: Nama Shipper SooKris. Apakah kalian tidak tahu?

A: (tertawa garing) Bahkan kami sudah punya nama Shipper?

 

Q: Back to question, Duizhang.

A: (mengusap-usap wajah) Ah… bagaimana ya?

 

Q: (memasang wajah melas, tapi agak konyol)

A: Mungkin… ke tempat gym, berkeringat bersama, mandi… hahaha… (ekspresi kembali cool) Berdansa di tengah-tengah lilin yang membentuk amour, bagaimana menurutmu? Atau berkencan di tengah-tengah laut… tempat di mana sejauh mata memandang hanya ada laut yang mengelilingi kami berdua. Terakhir berkeliling kota sambil bersepeda, lalu berkemah dan membuat barbeque. Apa tidak berlebihan? Hahaha… Sekali-kali aku ingin melakukan hal romantis untuknya.

 

Q: Simpelnya, kau ingin berbulan madu dengannya, bukan begitu?

A: (enggan menjawab, hanya tersenyum mencurigakan)

 

“Ish, dia benar-benar…” wajah Sooyoung rasanya terbakar, dia merasa gagal menjadi seorang perempuan. Sebenarnya dia malu, tapi mengungkapkannya dengan berceloteh kesal. “Memangnya siapa yang mau ke tempat gym, berkeringat, lalu mandi denganmu? Paboya!”

 

Q: Adakah yang ingin kau sampaikan padanya sebelum wawancara ini ditutup?

A: (mengerjapkan mata, kelihatan nervous) Kalian tidak memberitahuku ada sesi ini, hahaha. Aku harus mulai darimana… sebenarnya banyak yang ingin kuucapkan, tapi aku terlalu bingung, aku memang bukan pria romantis yang pintar merangkai kata-kata untuk gadisnya. Jadi, Choi Sooyoung, dengar ini, oke. Jangan marah dan jangan menarik rambutku. Menemukanmu, adalah hal yang kutunggu selama ini. aku tidak pernah tahu seorang Choi Sooyoung yang urakan, blak-blakan, tomboy dan berisik ini bisa membuat Kris Wu terlihat begitu payah di hadapan kamera. Tapi aku mohon, tetaplah berpijak di tempatku, tetaplah tumbuh indah dan mekar di lahanku, merambat ke hatiku lalu menyatu denganku, terbanglah dengan sayapku, pergi kemanapun yang kau mau asalkan kau bersamaku… (berdeham, menegakkan posisi duduk, membetulkan kerah kemeja yang dikenakannya) Choi Sooyoung… jadilah milikku.

(ada jeda beberapa detik, di tempat wawancara Kris, maupun di kamar Sooyoung)

 

Q: Jadi… apakah itu suatu bentuk lamaran? Wah… Kau mengatakan itu untuk Sooyoung-ssi, kenapa aku jadi ikut berdebar-debar, hahaha. Tapi sebagai seorang idola, tentu fansmu akan merasa kecewa karena kau membuat ribuan gadis patah hati di luar sana. Adakah pesan yang ingin kau katakan kepada ribuan fansmu itu?

A: Yeah, you’re right. EXOstan… dimanapun kalian berada sekarang, aku yakin kalian sangat syok menonton wawancara ini. Kalian semua telah menjadi saksi bagaimana kami berkenalan dan aku jatuh cinta pada Sooyoung… Aku harap, kalian bisa merasakan kebahagiaanku nanti… Tolong jangan membencinya, hehehe… jangan berikan surat teror, atau mencacinya dengan kata-kata kasar, please… (mengacungkan jari telunjuk dan tengah tersenyum menawan ke depan kamera). Aku tidak akan melupakan kalian meskipun di akhir nanti kami akan menikah… EXOstan, kalian tetap segala-galanya… I always love you (memberikan love sign di depan dada).

 

Plip. Video berhenti.

 

Mulut Sooyoung setengah terbuka. Wajahnya sudah sama merahnya dengan kulit buah apel. Sooyoung memegang pipinya, sesekali melihat ke arah cermin di lemari Jessica, kemudian menutup wajahnya.

 

“Aish, dasar bodoh!” umpatnya setelah detik berikutnya handphone Sooyoung bergetar tidak sabar di nakas samping ranjang. Dia harus dan ingin cepat-cepat membukan pesan yang masuk. Berharap itu dari Kris. Dan, benar saja manusia tiang itu panjang umur.

 

Kau sudah menontonnya, kan?

Jadi, untuk ungkapanku yang terakhir, berikan aku jawabannya, lima menit dari sekarang.

From: Wufan

10/10/2013 00.00 AM

 

Sooyoung membayangkan Kris sekarang sedang memandangnya dengan pandangan dingin yang biasa, yang mampu mengunci manik Sooyoung. “Apa-apaan orang ini?” Sooyoung mengetik balasannya, bahkan tak sampai lima menit.

 

Bagaimana aku bisa menjawab?

Kau bahkan tidak bertanya.

To: Wufan

10/10/2013 00.01 AM

 

Beep. Beep. Pesan Sooyoung dibalas secepat kilat.

 

Sooyoung menatap refleksi dirinya di cermin setelah membaca pesan balasan dari Kris itu. Dia menemukan rona merah di wajahnya. Sooyoung ingin membanting Kris detik itu juga. Mau Kris buat semerah apalagi wajah bulatnya?!

 

Di kamar Kris dan Xiumin, dorm EXO.

 

“Kris, kau kenapa?” Xiumin yang terbangun karena kaget dengan suara ‘gedebuk’ barusan. Kris berguling dari ranjang dan jatuh dengan pose tak sedap dipandang. “Mimpi ditendang Luhan lagi?”

 

Plakk!

 

Bukannya menjawab, Kris malah menampar pipinya sendiri. “Awww!” Lalu dia heboh kesakitan sendiri. Xiumin memandangnya keheranan. Apa kepala Leader EXO itu terbentur sesuatu sampai otaknya mengkol?

 

Tapi tunggu, saudara-saudara sekalian! Penasarankah apa yang membuat Duizhang Kris menjadi orang idiot seperti ini? Tada!

 

Ya. Aku mau menikah denganmu.

From: My Princessa

10/10/2013 00.20 AM

 

***

A/N: CUT! STOP! GAJE! =..=

 

 

 

Iklan

26 Comments Add yours

  1. Choi Min Ra berkata:

    Hahahaha bagian ending ngakak. Ckckck

    Errrr aku bingung mau koment apa saking senengnya baca ff ini, karna sambil bayangin gimana nantinya akan terjadi dimasa depan. Haha

    Ff mu daebakk aku suka
    ditunggu Ff sookris lainnya

    Suka

  2. sailors moon berkata:

    Authorrr perbanyak ff sooexo apalagi sookris dan soohan donggg ^^ aku seneng banget baca ff yg cast nya merekaa
    Senyum senyum sendiri baca ff nya, bagian interviewnya itu loh greget banget…
    Endingnya koplak sumpah >.<
    Buat ff sookris lagi yaaa , lgi seneng bngt sma mreka hehehe

    Karya ff mu yg lain ditunggu

    Suka

  3. shin hyun young berkata:

    aaahhh ciya ciye, ngayal bgt sih sebenernya klo ada interview kya gini tpi gk tau knpa pengen bgt ini jdi nyata…

    Suka

  4. icha dewi berkata:

    ada2 aja lah si kris
    keren thor, di tunggu ff selanjutnya

    Suka

  5. safira faisal berkata:

    i hope this is real~ :3
    sooo sweet banget sookris nya, kris alay nih sampe jatoh dari tempat tidur segala /dibakar/ ditunggu sookris lainnya^^

    Suka

  6. Areta SparkSters Foreversz berkata:

    huwee…..sweet story love it ^_^
    Ciye Soo diajakin nikah tuh sama Tiang
    Kalo mereka beneran nikah anaknya nanti setinggi apa o_O
    Annabelle part 1 Ditunggu

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      hohoho ternyata ada juga yang nunggu annabelle, sabar ya ^^

      Suka

  7. febryza berkata:

    Omomomo kyaaa, ah udah seneng bgt ini walaupun cuma ff

    Suka

  8. Emmalyana berkata:

    Daebak banget..
    Sumpah keren..
    Aku aja sampek teriak” sendiri di kamar..
    So sweet uh..
    Semoga langgeng yah SooKris kekeke^^

    Suka

  9. ymshtemi berkata:

    cie cie cie cieeeeee~~~ duh kalo ini beneran rl seneng bgt dan… uwaaa aku bisa jejeritan/? sangking senengnya xD

    Suka

  10. Tieeww caiiankk berkata:

    Ahh sweeettt bgt!!!
    C’naga ampe kesenengan gtt d terima lamarannya..
    😀
    Wahai duilzang …ceplas ceplos amat d wawancaranya???kkkee
    daebakk!!
    Aku senyum” sendiri bacanya thor…

    Suka

  11. annisahika berkata:

    itu pasti saking senengnya kris gedebug” xD
    keren fan (y) kapan ini bisa jadi nyata ya? u.u

    Suka

  12. kenianurasha berkata:

    gue semakin tergila2 dengan sookris!!
    ya semoga aja ini bisa jadi nyata :’)
    keren bgt kak(y)

    Suka

  13. rifqoh wafiyyah berkata:

    Daebak thor ..:),keren…
    Mreka so sweet bngett…:)

    Suka

  14. annisarizki berkata:

    So sweet banget Kris~~~ 🙂
    Keren (y) 🙂 😀

    Suka

  15. putri berkata:

    sookris. . .mreka slalu membuat aku senyum2 gaje.

    Suka

  16. elisayoonaddict berkata:

    Uwaw ..Kris berani banget ya beberin kencan ya ma Soo di depan publik,ga takut dikeroyok Fanboy nya Sooyoung bang?

    ih gilak,ff nya keren to do well..well..well 🙂 ,kaya beneran aja,Kris..Kris Semangat terus ya. Jangan lupa ngundang Ninjas kalo nikahan,

    Not love story ditunggu ^÷^

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      not love story mampet, say goodbye aja kak /digampar soohun shippers/

      Suka

  17. sooyoungster12 berkata:

    Yo~ Sookris..
    Ff nya bagus!

    Suka

  18. byun kris dasar wey xD ah jingkrak2 sendiri baca ff ini hahahahaha bagian endingnya ngakak xD
    mantap niiiiih. gatau mau ngoment apa lagi. keren:””D

    semoga ini real ya;D Aamin.

    sookris jjang;D

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      real?
      tak ada yang mustahil di dunia ini xD

      Suka

  19. rizky amelia berkata:

    keren eonni gk gau mau ngomong apaalagii ._.

    Suka

  20. yeni swisty berkata:

    ff keren, aku suka,
    ngakak abis waktu mau end nya hahah 😀 XD

    Suka

  21. SooyoungWu ^^ berkata:

    Hahahaha XD kris so sweet banget…. Aku setuju deh kalo soo ama kris nikah beneran/?

    Suka

  22. soohaelin berkata:

    wkwkwk,, endingnyah lucu bikin lagih yah thor sookrisnyah 😀

    Suka

  23. Fayana Lee berkata:

    AAAKKKK. GILA. BARU BACAAAA>_< SERU ABIEZS<3<3<3sookrisjjang. Banyakin ff sookrisnya thor. Lopek!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s