[FF] I Miss You

Gambar

 

“I Miss U”

 

Author : wufanneey @WayneFanneey

Genre : Fluff

Rate : G

Length : Ficlet

Pairing :

  • SNSD’s Sooyoung Choi
  • TVXQ’s Changmin Shim

Desclaim : Kalau ada kesamaan cerita, mohon maaf karena jalan cerita seperti ini pasaran amat sangat dan memnosankan. author fanfic itu bukan hanya saya saja, jadi mohon maaf sekali lagi jika fanfic ini begitu monoton dan pasaran.

Summary :

“I miss you, and I wondered if you did too…”

 

 

***

 

Malam ini dingin.

 

Mata gadis berambut cokelat itu memandang keluar jendela kamarnya, jendela yang dibasahi titik-titik air itu. Rinai gerimis memanja pendengarannya sedari tadi. Membuat lampu-lampu jalan dibawah sana berpendar lebih indah. Sedikit cahayanya merambat ke jalanan basah yang biasanya berdebu itu. Sekalipun ini sudah tengah malam, masih banyak saja kendaraan yang berlalu-lalang diluar sana. Sesekali, juga nampak orang yang berjalan kaki sambil membawa payung.

 

Ada resah yang terpeta diwajahnya. Ada sesuatu yang mengusik pikirannya. Sesuatu yang terasa mengganjal dihatinya.

 

Rasa rindu itu.

 

***

 

A puddle of rain has gathered around my feet

The tears that I held in are welling around my eyes

I cry…

 

You are the umbrella above my head

The cold rain falling above my shoulders in night

You next to me has become a habit

I cant be without you alone in the rain

 

[Umbrella – Epik High ft. Younha]

 

 

***

 

“Soo, cepat lihat!!” Hyoyeon menarik lengan Sooyoung menuju ruang depan Dorm SNSD. Hyoyeon menunjukkan layar Laptop-nya pada Sooyoung.

Sooyoung terlihat serius menatap layar Laptop Hyoyeon, sampai-sampai ia tidak berkedip sedikit pun sambil terus memandangi seseorang yang berada di dalam layar tersebut.

 

“Hyoyeon Unni! Gantian dong pakai komputernya aku mau lihat videonya juga.” ujar Yoona yang tiba-tiba datang dan memecahkan konsentrasi Sooyoung.

 

“Ssssst! Dia sedang serius nih jangan berisik!” Hyoyeon menempelkan jari telunjuknya di bibirnya dan kembali menatap Sooyoung yang tampak sangat serius memperhatikan  Laptop-nya.

 

“Aha! Kau sedang menonton PV ANDROID TVXQ!!” Yoona tiba-tiba berteriak sambil menunjuk-nunjuk layar. Otomatis Taeyeon yang sedang berada di dapur, Yuri dan Sunny yang sedang asyik mengobrol, Seohyun yang sedang nonton Keroro, bahkan Jessica yang terlelap di kamarnya pun langsung…

 

“Aku juga mau lihat!!!” Koor mereka serempak. Hyoyeon dan Yoona langsung menutup kuping.

 

“Ada apa sih?” Seohyun masih belum connect ternyata.

 

Sunny melirik layar laptop, kemudian melirik Sooyoung yang masih belum bereaksi sama sekali.

Mereka semua terdiam. Jessica yang mulai bosan dengan acara hening-heningan begitu, tanpa aba-aba kembali masuk kamarnya.

 

“Soo?” Hyoyeon melambai-lambaikan tangannya depan wajah Sooyoung.

 

“Sialan..” desis Sooyoung. Kemudian gadis itu melengos pergi ke kamarnya begitu saja.

 

“Kenapa dia?” heran Sunny. Yang lain angkat bahu.

 

 “Minggir! Aku juga mau lihat!!” seru Taeyeon yang lupa perannya sebagai leader sekaligus Unni tertua di rumah itu karena jiwa fangirlnya yang tiba-tiba muncul.

 

 “Omo, Yunho Oppa hot banget.” Ujar Taeyeon.

 

“Segitu sih masih belum ada apa-apanya dibanding Taeyang Oppa.” Yuri tampak tak setuju dengan argumen Taeyeon.

 

Mereka—Hyoyeon, Taeyeon, Sunny, Yoona, dan Yuri—pun asik tenggelam dalam lagu..

 

“Kimi wa dare Kokoro o nukare Migi ni narae Shikou teishi no hate Kanshi tsuduke Nani no tame oitsume Kurōn kakusan de Ishitsu o sokkou haijo..”

 

***

 

“Menyebalkaaaan!!”

 

“Berisik, Choi Sooyoung!” Jessica menjitak kepala Sooyoung. “Kalau rindu kenapa tidak kau telepon saja dia?” saran gadis itu yang dibalas dengusan oleh Sooyoung.

 

‘Meneleponnya? Nona Jung, kau menyarankanku menjatuhkan harga diriku, ya?’ ucap Sooyoung tanpa suara.

 

Mereka baru sekitar sebulan tidak bertemu, Semenjak TVXQ disibukkan oleh promonya di Jepang. Sooyoung sadar Changmin juga memiliki kesibukan sama seperti dirinya. Tapi kerinduan itu?

Sooyoung kesal. Setidaknya pemuda itu harus meneleponnya untuk memberi kabar bukan? Atau paling tidak mengirim SMS hanya sekadar ‘Have a nice day’ atau ‘Jaga kesehatan’, tapi? Tidak sama sekali.

Dia sendiri juga punya jadwal yang sangat padat setiap hari dan baginya sangat melelahkan. Malah Key yang sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan comeback SHINee pun sering mengiriminya pesan-pesan ringan.

 

From : Key

Noona, teaserku sudah keluar loh.. lihat ya, aku sangat keren.

 

Walau terkadang isi pesannya membuat Sooyoung ingin muntah, namun sapaan-sapaan ringan seperti itulah yang menghibur hatinya dari kerinduan.

 

***

 

11.00 PM

 

Sooyoung mengintip Jessica yang sudah masuk ke alam mimpi tanpa sadar Sooyoung yang ada di sampingnya untuk memejamkan mata pun rasanya sulit sekali.

Suara gerimis masih riuh-rendah diluar sana, suara konstan detik-detik yang dibunyikan jarum jam masih menemaninya.

 

Pikirannya masih berada jauh disana. Hingga dering ponselnya berbunyi.

Changmin.

Nama yang ia tunggu daritadi.

Sebuah cengiran lebar terkembang di wajah Sooyoung. Sedetik berikutnya dia memasang wajah masam. Tidak ingin pria di seberang sana mengetahui dia sangat merindukannya, Sooyoung mempertahankan harga diri.

 

Sooyoung mengangkat telepon.

 

“Soo, kau di sana?” Tanya seseorang di seberang sana, suara tenor yang ingin Sooyoung dengar. Shim Changmin.

“Soo?” Tanya Changmin sekali lagi, karena Sooyoung yang tak kunjung menjawab.

 

“Hm.” Jawab Sooyoung sekenanya.

 

“Belum tidur?”

 

‘Pertanyaan macam apa itu?’ Batin Sooyoung. “Kau baru saja membangunkanku, Changmin-sshi.” Sooyoung berbohong.

 

“Oh.. aku mengganggumu ya? Kalau begitu kututup saja teleponnya. Bye.”

 

Andwae!” Sooyoung mengumpat dalam hati. Lalu menutup mulut dengan sebelah telapak tangannya. Sadar kalau suaranya terlalu keras dan bisa-bisa membangunkan Jessica yang sedang tertidur. “K-kau meneleponku malam-malam begini pasti ada sesuatu yang penting kan? Katakan saja.” Lanjut Sooyoung terbata-bata.

 

Dan kemudian hening. Yang bisa Sooyoung dengar hanya suara titik-titik air yang deras menghantam tanah, serta suara gemerisik yang konstan diseberang sana.

 

“Yeah.. hanya saja aku tak bisa tidur. Makannya aku meneleponmu.” Sahut Changmin.

Memecah hening.

 

“Ini sudah malam, kenapa belum tidur?” Tanya Sooyoung. Walau pertanyaannya terdengar tak penting, tapi ada sedikit nada ke khawatiran di sana, dan Changmin menyadarinya.

 

Changmin tersenyum di seberang sana, walau Sooyoung tak mungkin melihatnya.

Ada jeda sesaat. Senyum itu belum lepas dari wajahnya, tapi ia tak tahu harus berkata apa.

 

“Bukankah jadwalmu padat sekali? Kau harus istirahat, Changmin-ssi.” ucap Sooyoung. Mengahakhiri jeda sesaat.

 

“Aku bilang aku belum mengantuk. Jadi tidurnya nanti saja. Soo, kau mengkhawatirkanku?” Tanya Changmin, terdengar gumaman dari Sooyoung.

 

“Terserah. Emm.. jadi kapan kau pulang ke Korea?” akhirnya pertanyaan itu terlontar juga.

 

“Minggu depan. Hahaha. Aku ingin cepat-cepat bertemu kalian semua.”

 

Mata hitamnya membulat, ”Minggu depan itu masih lama! Dan apa maksudnya ‘bertemu kalian semua’, member SNSD maksudmu? Aku juga ingin bertemu denganmu!”

 

“Satu minggu itu tidak lama, Sooyoung,” ucap Changmin tenang. Sooyoung mengerucutkan bibirnya, seakan Changmin ada disini dan berbicara langsung dengannya. “Aku juga ingin bertemu denganmu.” Lanjutnya.

 

Sooyoung ingin segera bertemu namja-nya itu. Dan jika mereka bertemu nanti, ia ingin segera memeluk tubuh itu, juga menggandeng tangannya saat mereka berjalan bersebelahan. Seperti yang sering ia lakukan.

 

“Yah, kau menyuruhku tidur. Tapi kenapa kau sendiri tidak tidur? Kau juga harus istirahat,” ucapnya.

 

Jendela kaca yang berada dihadapannya sedikit mengabur karena tetes hujan, sama seperti cahaya lampu kamar yang temaram. Seakan membawanya kembali ke saat-saat orang itu ada disampingnya. Membawanya sedikit lari dari keadaan sekitarnya. Merasakan Changmin berada disini, dekat dengannya.

 

“Choi Sooyoung..” panggil Changmin. Entah kenapa pria itu ingin menyebutkan nama lengkap Sooyoung.

 

Suaranya begitu hangat terdengar ditelinga Sooyoung. Membuatnya benar-benar menginginkan sosok itu ada disini saat ini juga.

 

“Kenapa? Banyak pikiran sampai tidak bisa tidur?” tanyanya lagi. Changmin tak langsung menjawab.

 

Jeda lagi. Kali ini Sooyoung mengernyitkan dahinya, bingung.

 

“Aku memikirkanmu,” ada seulas senyum yang bisa ditangkap dari nada suara diseberang sana. Membawa Sooyoung kembali mengingat senyum itu, senyum yang mengubah kesan dingin di wajah Changmin. Agak aneh, namun manis dan malah membuatnya sulit untuk dilupakan.

Dan Sooyoung menyukainya. Senyum yang ia rindu itu.

 

“Kenapa memikirkanku, heh?” tanyanya, iseng. Padahal dia mestinya tahu kenapa.

 

Changmin tertawa kecil diseberang sana, tawa yang terdengar renyah sekalipun suaranya agak berat.

 

“Kenapa tertawa?”

 

“Tidak ada. Mestinya kau tahu kenapa, Sooyoung babo.”

 

“Kenapa?”

 

“Rindu.”

 

Sooyuoung diam. Ada perasaan senang yang meledak dihatinya.

Changmin juga memikirkannya. Changmin  juga merindunya. Sama seperti yang ia lakukan dalam tiap hembus nafasnya, dalam tiap langkah yang dilaluinya. Merindukannya kapanpun.

Detik berikutnya, seulas senyum cerah merekah di cherry manis gadis itu. Senyum yang sering Changmin bilang sebagai yang paling manis yang pernah ia lihat.

 

“Sooyoung?” suara berat itu memanggil namanya lagi. Mungkin meminta Sooyoung bicara setelah ia hanya menanggapi ucapan Changmin sebelumnya dengan senyuman.

 

“Ya?”

 

“Aku ingin mendengarmu memanggilku Oppa. Haha.. aku tahu ini terdengar aneh, tapi kau selalu memanggil Kyuhyun dengan embel-embel Oppa, dia kan seumur denganku.”

 

“Ha? Tidak, terima kasih.”

 

“Ck. Dasar kau..”

 

“Kau apa?”

 

“Ahh, sudahlah lupakan saja. Aku tidak bisa menelepon terlalu lama. Ini sudah malam, besok pagi kami punya jadwal dan kau juga sudah menyuruhku tidur daritadi,” ucapnya, ia bahkan tak bertanya apakah Sooyoung juga merindukannya atau tidak. Ada nada menggantung pada akhir kalimatnya. Nampak seperti masih ada yang ingin ia ucapkan, namun ia berhenti bicara.

 

“Tidurlah. Jangan sampai besok Yunho Oppa sulit membangunkanmu. Hahaha,” ucap Sooyoung lagi, kemudian ia meringis karena dingin yang menyapa kulitnya.

 

“Tuh kan! Kau memanggilnya Yunho Oppa!”

 

“Dia pantas kupanggil begitu.”

 

“Jadi aku tak pantas, hah?”

 

“Bukan aku yang berkata begitu, kau sendiri bilang kau tak pantas barusan.”

 

“Issh! Bisa tidak kita tidak bertengkar sekali saja?”

 

Sooyoung terkekeh pelan, terdengar Changmin menggerutu.

Ada jeda lagi disini.

 

“Changmin.”

 

“Ya?”

 

“Aku juga merindukanmu.”

 

Dan ia bisa bayangkan bagaimana ekspresi wajah Changmin di sana.

 

Sleep well.” ucapnya lagi. Kemudian menjepit ponsel diantara pundak dan telinganya, sementara kedua telapak tangannya ia gosokkan menahan dingin.

 

You too, Sooyoungie.” ucap Changmin dari seberang sana, suaranya lembut. Entah kenapa, Sooyoung merasa ada sesuatu yang hangat menyapa kulitnya. Menggantikan dingin yang mengganggu sedaritadi.

 

Sooyoung tahu kalau sekarang Changmin pasti sedang tersenyum disana. Senyum yang khas namun membuatnya sulit untuk dilupakan. Seperti yang dikatakannya tadi.

Changmin tidak berbicara, tapi ia belum menutup telepon.

 

“Daisuki dayo, Choi Sooyoung.” ucapnya kemudian, hangat.

 

Sooyoung tersenyum lembut mendengar ucapan tadi. Lalu beranjak dari tempat duduknya di dekat jendela dan berjalan mendekat ke ranjangnya.

Malam memang masih dingin. Namun bagi Sooyoung bisa sedikit menghangat saat pemikiran-pemikiran tentang orang yang dicinta itu terlintas dikepalanya lagi.

Dan dia tahu, Changmin disana juga memikirkannya. Changmin baik-baik saja dan itu membuatnya tenang.

Untuknya, Jarak tidak berarti apa-apa saat seseorang berarti segalanya.

 

Daisuki dayo, zutto, Changmin Oppa.”

 

Dan Sooyoung bisa membayangkan ekspresi bodoh Changmin mendengarnya berkata begitu.

 

***

 

Uri SHIKSHIN couple, yeah!

=.= komen ya, walau agak aneh ni FF. satu lagi, ff ini udah lama banget sebenernya, waktu jaman tvxq android dan juga pernah di post di akun fb.

 

Iklan

15 Comments Add yours

  1. Choi Je Kyung berkata:

    Wah changsoo pairing, udah lama banget nih gak ngebaca ff pairing ini,!
    Daebak,, ff’nya bgus aku suka sama kata2’nya

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      aku juga udah lama banget ga nulis ff dengan pairing ini, ini pun ff lama, hiks!
      btw makasih udah baca dan komen, kamu juga komen di ffku yg lain makasih yee..

      Suka

  2. mithaaa berkata:

    Satu kata aja.. KERENNNNN 😀

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      satu kata aja MAKASIH 😀

      Suka

  3. Febryza berkata:

    Aaaahhh so sweetnya..

    Suka

  4. Ranran berkata:

    co cweat bgt cieeee.
    uri couple.

    semangat thor wat ff sooyoungnya
    gomawo

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      pasti dong harus semangat!
      gomawo ddo!

      Suka

  5. Yufasa berkata:

    so sweet… tapi kasian changmin oppa… masa soo kg mau manggil changmin pake tambahan ‘oppa’hahah
    like this story 😀 ditunggu karya lainya 😀

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      sooyoung orangnya gengsian sih, hehehe

      Suka

  6. safira faisal berkata:

    aku rada ga ngerti sama bahasa jepang nya ituuu looh, tapi sweet juga sih…. Etaapii aku kurang dapet feel nya, bukan karena ceritanya jelek, bagus ko, bagus banget malah.. Tapi aku emang selalu ga dapet feel kalo baca ff changsoo, aku lebih suka kyuyoung, sookris gituu deh ehehe 😀 , but over all nice ff deh^^

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      oh itu artinya sama kayak joahae dan nado joahae.
      oh kamu knight dan ninja ya? gapapa deh yang penting udah ninggalin jejak di sini, makasih ya chingu!

      Suka

  7. Youngie berkata:

    thor, daisuki dayo apa artinya?
    changsoo kenapa so sweet banget sih?
    gak kebayang deh tampang cengonya changmin dengar kata2 “oppa” dari soo…
    kekeke

    Suka

    1. wufanneey berkata:

      daisuki dayo itu kayak saranghae, i love you, gitu, kkekeke~

      Suka

  8. borayoung berkata:

    walaupun aku ga terlalu suka sama pair changsoo, tp ceritanya bagus 😀

    Suka

  9. fatimah berkata:

    keren ok

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s